Diduga Mengantuk, Pemotor Asal Sidoarjo Tewas Tabrak Tiang Telepon di Pandaan
PANDAAN, Suarabangilmedia.com– Kecelakaan tragis terjadi di jalur nasional Surabaya–Malang, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (4/11) dini hari.
Seorang penumpang sepeda motor, Mochamad Basid Ardiansyah (24), warga Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor yang ditumpanginya menabrak tiang telepon di pinggir jalan.
Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, korban dibonceng oleh rekannya, Wiji Idianto (31), yang juga berasal dari Buduran, Sidoarjo. Keduanya melaju menggunakan Honda CB 150 R menuju arah Malang.
Namun di tengah perjalanan, motor yang dikendarai Wiji tiba-tiba oleng dan menabrak tiang telepon di sisi kiri jalan. Benturan keras membuat keduanya terpental.
“Setelah menyerempet tiang telepon, motor terus melaju dan menabrak spanduk iklan yang berada di tepi jalan. Pengendara mengalami luka, sedangkan penumpangnya meninggal di tempat,” ungkap Kanit Lantas Polsek Pandaan, Iptu Khojin.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi segera mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Watukosek, Gempol, untuk penanganan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan awal, pengendara motor diduga mengantuk hingga kehilangan kendali.
“Penyebab pastinya masih kami dalami. Dugaan sementara, pengendara kurang waspada karena mengantuk,” tambah Khojin.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, terutama di jalur nasional yang padat dan berkecepatan tinggi seperti Pandaan. (*)