Pemuda Sidoarjo Tewas Tertabrak Bus di Gempol Saat Menyeberang Jalan
Gempol, Suarabangilmedia.com – Seorang pemuda asal Kabupaten Sidoarjo, Maulana Ahmad Hafizh Shirazy, 21, meninggal dunia setelah tertabrak bus jurusan Pasuruan–Mojokerto di Jalan Raya Gempol, Rabu (19/11) malam. Insiden itu terjadi di kawasan barat Pegadaian Gempol, Desa/Kecamatan Gempol.
Peristiwa bermula ketika korban menyeberangi jalan dari arah selatan. Saat itu, ia hendak menuju sebuah warung di seberang jalan. Kondisi lalu lintas pada malam hari membuat situasi menjadi tidak sepenuhnya terlihat, terutama bagi kendaraan yang melintas dari arah timur.
Di saat bersamaan, sebuah bus bernomor polisi S 7316 UN melaju dari arah timur ke barat. Bus tersebut dikemudikan Nyono, 46, warga Desa/Kecamatan Gempol. Jarak yang terlalu dekat membuat sopir tidak mampu menghindari keberadaan korban di jalur lintasnya.
“Sesampainya di lokasi kejadian, bus langsung menabrak korban yang menyeberang dari selatan ke utara,” ujar Panit Lantas Polsek Gempol, Ipda Bagus Prasakti Wibowo, saat dikonfirmasi. Benturan keras membuat korban terhempas ke badan jalan.
Akibat kecelakaan itu, korban tewas di tempat. Maulana diketahui sehari-hari bekerja sebagai pegawai konter handphone di wilayah Sidoarjo. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Watukosek, Kecamatan Gempol, untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak keluarga juga telah dihubungi untuk proses pemulangan jenazah.
Menurut Bagus, sopir bus diduga kurang berhati-hati dan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan saat kecelakaan terjadi. “Kasus laka lantas ini dalam penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan,” tegasnya. (*)