Baru Diperbaiki, TPT di Parerejo Purwodadi Kembali Ambrol Usai Diguyur Hujan Deras
Purwodadi, Suarabangilmedia.com – Upaya perbaikan tembok penahan tanah (TPT) di tepi jalan nasional Malang–Surabaya, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan harus kembali menghadapi kendala. Proses perbaikan yang baru berjalan sejak Selasa (2/12) itu mendadak terhambat karena sebagian struktur kembali ambrol pada Jumat (5/12) setelah kawasan Purwodadi diguyur hujan lebat.
Kondisi tersebut membuat kerusakan semakin parah dari sebelumnya. Warga setempat mengaku mendengar suara keras saat bagian TPT runtuh bersamaan dengan derasnya arus sungai di sisi jalan nasional. “Langsung bruakk gitu mas,” ujar Reza, salah satu warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali langsung turun tangan setelah menerima laporan ambrolnya kembali bagian TPT itu. Pengawas Lapangan BBPJN Jatim Bali ruas Sidoarjo–Porong, Dimas Prasetyo, menyampaikan bahwa langkah pengamanan lokasi dilakukan segera sebelum dilanjutkan dengan proses perbaikan ulang. “Langsung pengamanan di lokasi longsor dan dilanjut perbaikannya,” kata Dimas saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, TPT di ruas jalan nasional Desa Parerejo itu memang sudah mulai diperbaiki secara permanen usai ambrol pada Senin (24/11). Pengerjaan ditarget selesai dua pekan, dengan harapan seluruh proses rampung sebelum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Perbaikan yang dilakukan meliputi pemasangan batu sesuai dengan struktur lama (existing). Bagian yang ditangani memiliki ketinggian sekitar lima meter, lebar dua meter, dan panjang antara 18 hingga 20 meter.
Ambrolnya kembali sebagian TPT otomatis menambah tantangan dalam proses penanganan. Pengerjaan ulang harus dilakukan lebih hati-hati untuk memastikan struktur lebih kuat menghadapi cuaca ekstrem. Seluruh kebutuhan perbaikan ini menggunakan anggaran dari APBN. (*)