Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Banjir Surut di Bok Wedi Pasuruan, Jalur Pantura Masih Ditutup karena Lumpur Tebal

ft-bersihkan-material-banjir-1099876473

PASURUAN, Suara Bangil Media — Banjir yang merendam jalur pantura di kawasan Jembatan Bok Wedi, Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, akhirnya surut pada Selasa malam (17/2/2026). Luapan Sungai Petung sebelumnya membuat akses utama tersebut tidak dapat dilalui kendaraan selama sekitar dua jam.

Air mulai menyusut sekitar pukul 22.30 WIB. Namun, jalur strategis penghubung antarwilayah itu belum dibuka kembali karena permukaan jalan tertutup endapan lumpur yang cukup tebal dan licin.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan langsung turun tangan membersihkan material sisa banjir. Untuk mempercepat penanganan, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menyemprot badan jalan hingga lumpur terangkat.

Pelaksana Tugas Kalaksa BPBD Kota Pasuruan, Eliasa Akbar, menjelaskan bahwa penutupan sementara dilakukan demi mencegah risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Menurutnya, kondisi aspal yang tertutup lumpur sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kendaraan tergelincir.

“Kami mengimbau pengendara agar bersabar hingga proses pembersihan selesai. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Hingga malam hari, petugas masih melakukan penyemprotan di beberapa titik yang terdampak paling parah. Jalur pantura di wilayah Bok Wedi akan dibuka kembali setelah dipastikan aman dilalui kendaraan.

Peristiwa ini kembali menunjukkan kerentanan kawasan tersebut terhadap banjir saat debit Sungai Petung meningkat, terutama saat curah hujan tinggi melanda wilayah Pasuruan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami