Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Jelang Ramadan, Satpol PP Kota Pasuruan Perketat Patroli di Makam KH Abdul Hamid dan Alun-Alun

Ilustrasi-satpol-pp-kota-pasuruan-2083744173

PASURUAN, Suara Bangil Media — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, kawasan pesarean KH Abdul Hamid serta Alun-Alun Kota Pasuruan diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Satpol PP Kota Pasuruan meningkatkan intensitas pengawasan demi menjaga ketertiban umum dan kelancaran arus lalu lintas di Kota Pasuruan.

Pelaksana Tugas Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan, Iman Hidayat, mengungkapkan bahwa patroli sebenarnya telah berjalan rutin setiap hari. Namun, memasuki Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, jumlah patroli akan ditambah secara signifikan.

Jika pada hari biasa petugas turun sebanyak tiga kali dalam sehari, kini frekuensinya ditingkatkan menjadi enam kali sehari atau dua kali lipat dari jadwal normal.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi keramaian yang meningkat, terutama dari peziarah, wisatawan religi, dan warga yang beraktivitas di pusat kota.

Area alun-alun diprediksi menjadi titik terpadat, khususnya menjelang waktu berbuka puasa ketika masyarakat berkumpul untuk ngabuburit. Peningkatan volume kendaraan serta aktivitas perdagangan di lokasi itu berpotensi memicu kemacetan dan gangguan ketertiban.

Satpol PP menilai persoalan lalu lintas tidak semata disebabkan oleh jumlah kendaraan, tetapi juga oleh pelanggaran aturan di lapangan. Beberapa di antaranya seperti parkir di bahu jalan, kendaraan angkutan yang berhenti sembarangan, bentor yang melintas di jalur terlarang, serta pedagang kaki lima yang menggunakan trotoar untuk berjualan.

Kondisi tersebut dinilai dapat mempersempit ruang jalan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Karena itu, penertiban akan dilakukan lebih intensif selama Ramadan.

Melalui peningkatan patroli di sekitar makam KH Abdul Hamid dan kawasan alun-alun, pemerintah daerah berharap kegiatan ibadah, ziarah, serta aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa hambatan berarti. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami