Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, Pemkab Pasuruan Gelar HLM TPID Antisipasi Lonjakan Harga Sembako

0
Ilustrasi-uang-3712556261

PASURUAN, Suara Bangil Media – Menghadapi potensi fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (HLM TPID), Rabu (11/2/2026).

Rapat koordinasi strategis tersebut dilaksanakan di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Perkantoran Bupati Pasuruan, dan dibuka langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo. Turut hadir Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, serta jajaran perangkat daerah dan instansi terkait.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi menekankan pentingnya langkah cepat, sinergis, dan tepat sasaran dari seluruh unsur TPID dalam mengantisipasi gejolak inflasi, khususnya pada komoditas bahan pokok strategis.

Menurutnya, upaya pertama yang harus diperkuat adalah menjaga ketersediaan pasokan antar waktu dan antar wilayah. Hal tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan produktivitas, dukungan akses pembiayaan, serta penguatan program prioritas pemerintah termasuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

“Distribusi harus lancar dan kualitas logistik pangan harus terjaga melalui fasilitasi distribusi antar wilayah,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta seluruh pihak untuk memastikan stabilitas harga tetap terkendali sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H. Penguatan koordinasi kebijakan dan komunikasi publik dinilai penting guna menjaga ekspektasi masyarakat terhadap inflasi.

“Sinergi kebijakan dan komunikasi harus diperkuat agar ekspektasi inflasi masyarakat tetap terkelola dengan baik,” imbuhnya.

Mas Rusdi juga menegaskan bahwa pengendalian inflasi komponen volatile food harus menjadi perhatian utama, terutama saat momentum hari besar keagamaan yang biasanya diiringi peningkatan permintaan.

Sebagai langkah konkret, Pemkab Pasuruan akan terus menggencarkan operasi pasar, pasar murah, serta monitoring harga secara berkala guna menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, Sekda Yudha Triwidya Sasongko memaparkan bahwa sejak Januari hingga pekan pertama Februari 2026, Kabupaten Pasuruan mencatat deflasi selama lima minggu berturut-turut.

Deflasi tersebut dipicu oleh turunnya harga pada komponen harga bergejolak (volatile food). Sejumlah komoditas yang berkontribusi terhadap penurunan tersebut antara lain cabai merah, cabai rawit, beras, bawang merah, serta telur ayam ras.

“Penurunan harga ini didorong oleh musim panen yang masih berlangsung di sejumlah sentra produksi sehingga pasokan relatif melimpah,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami