Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

90-130 Pelanggar Setiap Hari! ETLE Handheld Polres Pasuruan Kota Gencar Bidikan Pelanggar di Alun-alun, Kesadaran Masih Rendah

0
patroli-petugas-satpol-pp-kota-pasuruan-saat-melakukan-patroli-di-kawasan-alun-alun-kota-pasuruan-Dvuwb

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan tampaknya masih menjadi titik jenuh pelanggaran lalu lintas yang sulit diurai. Meski Satlantas Polres Pasuruan Kota telah mengerahkan teknologi canggih, angka pelanggaran tetap tinggi. Setiap harinya, puluhan hingga ratusan pengendara terjaring operasi.

Kepolisian kini tidak lagi hanya mengandalkan kamera statis yang terbatas jangkauannya. Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP Amrullah Setiawan, mengungkapkan pihaknya menggencarkan penggunaan ETLE Handheld. Alat ini memungkinkan petugas memotret pelanggaran secara mobile di mana saja.

“Estimasi ada 90 hingga 130 pelanggar yang terkena tilang setiap hari, baik manual maupun elektronik,” tegas Amrullah. Dengan ETLE Handheld, plat nomor pelanggar langsung difoto dan masuk ke sistem Mabes Polri. Surat tilang pun diproses secara otomatis tanpa ruang untuk menghindar.

Teknologi ETLE Handheld ini sangat fleksibel karena bisa digunakan bahkan di gang-gang sempit sekalipun. Pelanggaran yang dibidik mulai dari melawan arus hingga parkir liar di sekitar ikon kota. Alat ini menjadi senjata baru polisi dalam menertibkan lalu lintas.

Namun, kecanggihan teknologi kepolisian berbanding terbalik dengan dinamika di lapangan. Kesadaran pengendara masih jauh dari harapan. Banyak yang tetap nekat melanggar meskipun tahu ada petugas dan kamera di mana-mana.

Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan, Iman Hidayat, membeberkan fakta mengejutkan di lapangan. Pelanggaran terjadi hampir setiap menit di kawasan Alun-alun. Mulai dari motor yang nekat masuk ke dalam area kanstin hingga kendaraan yang melawan arus.

“Kami sudah hafal polanya,” ujar Iman dengan nada prihatin. Mayoritas pelanggar adalah warga sekitar yang ingin belanja ke PKL tapi malas berjalan jauh. Mereka memarkir motor di dalam kanstin meskipun tahu itu melanggar Perda dan Perwali.

Satpol PP dan Satlantas kini bersinergi melakukan razia gabungan secara rutin. Petugas tidak hanya menindak dengan tilang, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengendara. Namun tilang elektronik dinilai lebih efektif karena langsung masuk sistem dan tidak bisa “diatur”.

Polres Pasuruan Kota mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin berlalu lintas, terutama di kawasan Alun-alun. Demi kenyamanan bersama, pengendara diminta memarkir kendaraan di tempat yang telah disediakan. Jangan sampai kebiasaan malas berjalan kaki berujung pada surat tilang dari ETLE Handheld. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami