May 23, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

73 KDMP Pasuruan Tak Diresmikan, Gedung Jadi Isinya Kosongย 

0
sudah-berdiri-koperasi-desa-merah-putih-di-desa-durensewu-kecamatan-pandaan-yang-sudah-berdiri-rizal-syatori-radar-bromo-F384L

Bangil | Suarabangilmedia.com โ€“ Peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu menyisakan cerita pahit bagi Kabupaten Pasuruan. Dari ribuan koperasi yang diresmikan secara nasional, tidak satu pun KDMP asal Pasuruan masuk dalam daftar peresmian. Penyebabnya, koperasi-koperasi tersebut dinilai belum siap untuk beroperasi secara total.

Ironisnya, masalah utama bukan terletak pada bangunan fisik. Puluhan gedung koperasi di Kabupaten Pasuruan sebenarnya sudah berdiri kokoh. Namun, isi di dalamnya masih melompong.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Roselina, mengakui kondisi yang cukup memprihatinkan ini. “Secara fisik bangunan, yang sudah rampung 100 persen ada 73 KDMP. Tapi memang belum lengkap isinya,” ujarnya.

Sebanyak 73 KDMP di Kabupaten Pasuruan sudah rampung secara fisik hingga 100 persen. Namun, perlengkapan di dalam gedung belum tersedia secara lengkap. Kondisi ini membuat koperasi tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Koperasi yang diresmikan oleh pemerintah pusat adalah koperasi yang sudah siap total. Kesiapannya meliputi bangunan fisik yang utuh serta fasilitas penunjang yang lengkap. Mulai dari kendaraan operasional seperti motor dan kendaraan roda tiga, pendingin ruangan (AC), hingga rak pajangan harus sudah tersedia.

Di Kabupaten Pasuruan, kondisi ideal tersebut belum terpenuhi. Akibatnya, daerah ini hanya menjadi penonton saat daerah lain memamerkan kesiapan koperasinya di hadapan Presiden. Momen bersejarah tersebut dilewatkan begitu saja.

Pendamping Koperasi Kabupaten Pasuruan, Sukril Hayat, mengatakan ada 13 desa dari Kabupaten Pasuruan yang ikut menghadiri seremoni peresmian di Nganjuk. Namun, koperasi mereka belum bisa difungsikan karena belum memiliki sarana pendukung yang memadai.

Mereka hanya bisa menyaksikan daerah lain yang lebih siap mendapatkan kehormatan diresmikan langsung oleh kepala negara. Hal ini menjadi evaluasi penting bagi Pemerintah Kabupaten Pasuruan ke depan.

Pemerintah daerah kini tengah berupaya melengkapi fasilitas yang masih kurang. Targetnya, pada gelombang berikutnya, KDMP asal Pasuruan sudah bisa ikut serta dalam peresmian nasional. Koperasi yang berfungsi optimal diharapkan dapat menggerakkan ekonomi desa. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *