May 2, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Dibegal di Tutur Pasuruan, Gadis Buduran Dibacok & Scoopy Amblas

0
olah-tkp-petugas-saat-melakukan-olah-tkp-di-jalan-raya-ngembal-tutur-kabupaten-pasuruan-25-c5rt4

Tutur | Suarabangilmedia.com – Ervira Devi Rismawanti (23), seorang gadis asal Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, menjadi korban pembegalan di wilayah Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa tragis terjadi pada Sabtu (2/5) pagi saat ia dan temannya sedang dalam perjalanan menuju Bukit Premium Bromo. Tidak hanya kehilangan motor, korban juga mengalami luka bacok di tangannya.

Kejadian bermula saat Devi – sapaan akrab korban – berangkat bersama temannya bernama Happy Nurcahyanti (22). Mereka mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi W 3650 NET. Rencananya, mereka ingin menikmati keindahan sunrise di kawasan wisata yang sedang viral tersebut.

Mereka sengaja berangkat pagi-pagi sekali demi mengejar momen matahari terbit. Sekitar pukul 04.30 WIB, sesampainya di jalan raya Dusun Wadung, Desa Ngembal, Kecamatan Tutur, tiba-tiba sebuah motor matik berwarna hitam memepet mereka dari samping. Situasi mencekam pun tak terhindarkan.

Dua orang pelaku yang mengendarai motor hitam tersebut memaksa Devi dan Happy untuk berhenti. Tanpa banyak bicara, salah satu pelaku mengacung-acungkan senjata tajam (sajam) berupa sebilah celurit. Ancaman tersebut membuat korban dan temannya panik dan tidak bisa berbuat banyak.

Korban berusaha melarikan diri, namun pelaku dengan sigap membacok tangan Devi hingga mengalami luka. Rasa sakit yang mendadak membuat korban kehilangan kendali atas motor yang dikendarainya. Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh kedua pelaku.

Setelah berhasil melukai korban, pelaku langsung mengambil motor Honda Scoopy W 3650 NET dan melarikan diri. Motor korban melaju kencang meninggalkan Devi dan Happy yang masih dalam keadaan syok. Warga sekitar yang mendengar teriakan tolong segera berdatangan ke lokasi kejadian.

Aparat kepolisian dari Polsek Tutur dan Polres Pasuruan segera turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari saksi-saksi di lokasi. Hingga saat ini, pemburuan terhadap dua pelaku masih terus dilakukan.

Kasus pembegalan ini menjadi peringatan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan wisata lereng Bromo, terutama saat waktu-waktu sepi seperti dini hari. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak melakukan perjalanan sendirian di jam rawan.

Korban saat ini telah mendapatkan perawatan medis atas luka bacok di tangannya. Keluarga korban berharap polisi segera menangkap kedua pelaku dan mengembalikan motor Scoopy milik Devi yang kini raib. Masyarakat yang melihat ciri-ciri pelaku atau kendaraan korban diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *