May 3, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Tebing 3 Sekolah di Tutur-Puspo Ambrol, 1 Rumah Tertimbun

0
tebing-di-sdn-palangsari-3-puspo-yang-ambrol-sekitar-5-meter-istimewa-OqxiR

Tutur | Suarabangilmedia.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah dataran tinggi Kabupaten Pasuruan pada Kamis sore (30/4) memicu sederet bencana longsor. Dampak paling parah terjadi di Kecamatan Tutur dan Puspo, lereng Gunung Bromo. Sebanyak tiga bangunan sekolah dasar alami kerusakan tebing, dan satu rumah warga ikut tertimbun.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, merinci data bencana ini. Rentetan kejadian dilaporkan bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Tim reaksi cepat telah diterjunkan untuk memantau situasi di titik-titik bencana. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Di Kecamatan Tutur, tebing SDN Kalipucang 3 ambrol sepanjang 15 meter dengan ketinggian mencapai 4 meter. Kondisi ini sangat mengancam struktur bangunan sekolah. Jika tidak segera ditangani, bangunan berisiko mengalami kerusakan lebih parah.

Nasib serupa menimpa wilayah Kecamatan Puspo. Tebing di SDN Palangsari 3 ambrol sekitar 5 meter. Sementara di SDN Kemiri 1, air sempat meluap dan masuk ke area sekolah. Beruntung, kondisi terkini di SDN Kemiri 1 sudah dipastikan aman.

Tak hanya fasilitas pendidikan yang terdampak. Satu rumah warga bernama Mian di desa setempat dilaporkan terkena hantaman material longsor. “Ada beberapa titik longsor dan tebing ambrol akibat hujan deras kemarin sore. Selain sekolah, ada satu rumah warga di Desa Kemiri yang terkena longsoran tanah, tapi nihil korban jiwa,” kata Sugeng, Jumat pagi (1/5).

Penanganan sementara sudah dilakukan di SDN Kalipucang 3 beberapa saat setelah kejadian. Sugeng menurunkan timnya untuk memastikan area longsor tidak terjangkau anak-anak saat aktivitas sekolah nanti. Pemasangan tanda peringatan juga telah dilakukan.

Selain kerusakan bangunan, akses publik juga terganggu parah. Jalan di depan SDN Palangsari 1 mengalami longsor sepanjang 15 meter. Kondisi serupa terjadi di Dusun Jeglong, Desa Palangsari, di mana tebing jalan sepanjang 15 meter ambrol mengancam keselamatan pengguna jalan.

Mengingat kondisi geografis yang ekstrem dan kendala waktu (kejadian berlangsung pada malam hari), BPBD baru bisa melakukan langkah teknis lanjutan pada Jumat pagi (1/5). “Untuk wilayah di Kecamatan Puspo pagi ini kami terjunkan tim untuk melakukan asesmen menyeluruh. Kami akan hitung tingkat kerusakannya untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” jelas Sugeng.

BPBD mengimbau warga di lereng Gunung Bromo untuk tetap waspada. Pasalnya, kondisi tanah yang jenuh air akibat hujan terus-menerus meningkatkan risiko longsor susulan. Wilayah pemukiman yang berada di dekat tebing curam diminta lebih berhati-hati. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *