June 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Misteri Ranu Grati: Air Mata Putri hingga Urat Nadi Tani

0
penghidupan-tak-hanya-menjadi-sumber-air-untuk-irigasi-di-wilayah-grati-dan-sekitarnya-ranu-grati-juga-menjadi-tempat-untuk-budidaya-dan-mencari-ikan-mokhamad-zubaidillahradar-bromo-0RUcM

Grati | Suarabangilmedia.com – Air Ranu Grati di Kabupaten Pasuruan terlihat sangat tenang di pagi hari. Namun, penduduk Kecamatan Grati memiliki berbagai cerita turun-temurun mengenai asal-usul daerah mereka. Kisah-kisah ini terus hidup dan diceritakan dari generasi ke generasi.

Nama Grati dipercaya berasal dari dua suku kata bahasa Jawa kuno, yaitu “Ger” yang berarti suara tangisan, dan “Ati” yang berarti hati. Gabungan kedua kata ini menjadi simbol dari jeritan batin seorang tokoh perempuan bernama Endang Sukarni.

Menurut legenda yang beredar, Endang Sukarni hidup pada zaman kerajaan kuno. Ia pernah memohon kepada seorang petapa sakti bernama Begawan Nyampuh agar diberikan keturunan.

Permohonannya dikabulkan. Namun setelah sang putri mengandung, Begawan Nyampuh tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Kejadian ini membuat Endang Sukarni diliputi rasa takut dan malu yang luar biasa.

Ia khawatir kehamilannya akan menimbulkan fitnah di lingkungan istana. Rasa takut dan malu yang berkepanjangan membuatnya menangis tersedu-sedu.

Tangisan yang keluar dari kesedihannya itu dipercaya sangat dahsyat hingga mengguncang tanah. Goncangan tersebut kemudian membentuk cekungan besar yang akhirnya terisi air dan dinamakan Ranu Grati.

Tidak hanya legenda tangisan putri, ada juga kisah tentang naga Baru Klinting yang diyakini pindah dari Jawa Tengah ke wilayah ini. Cerita tentang perpindahan kekuasaan kerajaan-kerajaan Jawa kuno juga pernah dikaitkan dengan Pasuruan timur.

Irvan Dwi (48) , warga Desa Ranuklindungan, mengatakan bahwa semua legenda ini sudah menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat sejak lama. Cerita-cerita ini terus dilestarikan secara turun-temurun.

Hingga saat ini, Ranu Grati tidak hanya menyimpan misteri dan legenda. Danau ini juga menjadi sumber kehidupan bagi para petani di Kecamatan Grati dan sekitarnya. Airnya mengairi ribuan hektare lahan pertanian, menjadikannya urat nadi bagi para petani. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *