June 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Persekabpas Tak Buru-buru Finalkan Skuad, Tunggu Regulasi Liga 

0
masih-bisa-berubah-dari-kiri-kanan-manzila-joko-susilo-dan-sugiyanto-saat-memperkuat-persekabpas-ketika-melawan-persik-kediri-pekan-lalu-foto-m-zubaidillahjawa-pos-radar-bromo-7s5sR

Bangil | Suarabangilmedia.com – Persekabpas Pasuruan masih enggan tergesa-gesa menentukan komposisi akhir skuad untuk musim kompetisi 2026. Jajaran pelatih memilih bersabar sembari menunggu kepastian regulasi dari operator liga. Regulasi inilah yang akan menjadi acuan utama dalam pembentukan tim.

Subangkit, pelatih Persekabpas, mengakui bahwa proses finalisasi tim memang sengaja belum dilakukan. Meskipun tim sudah menjalani dua laga uji coba. Dua uji coba itu melawan Pasuruan United dan Persik Kediri.

“Kalau pemain senior kami sudah ada gambaran. Tapi untuk komposisi final masih menunggu regulasi resmi musim ini seperti apa,” ujar mantan pemain Persebaya tersebut.

Fokus evaluasi tim pelatih saat ini lebih diarahkan pada pemetaan pemain muda. Alasannya, regulasi Liga 3 musim lalu cukup ketat dalam hal pembatasan pemain senior.

Pada musim lalu, setiap klub hanya diizinkan mendaftarkan paling banyak 10 pemain senior. Mayoritas skuad wajib diisi oleh pemain kelompok umur U-20 dan U-22. Bahkan, dalam susunan pemain inti (starting eleven), hanya boleh ada lima pemain senior.

Oleh karena itu, Subangkit menegaskan bahwa kepastian regulasi akan sangat menentukan arah pembentukan tim Persekabpas musim ini. Tanpa kepastian aturan, tim sulit merancang komposisi yang ideal.

“Kalau regulasinya mirip musim lalu, tentu kami harus benar-benar selektif memilih pemain senior dan memaksimalkan pemain muda,” katanya. Tim pelatih tidak ingin gegar budaya di tengah kompetisi.

Dari dua laga uji coba terakhir, tim pelatih mulai mendapat gambaran tentang sejumlah pemain muda potensial. Beberapa nama dinilai layak untuk dipertahankan dan diberi kepercayaan.

Namun, evaluasi masih terus berjalan sebelum manajemen memutuskan komposisi akhir skuad. Persekabpas bertekad tampil kompetitif di musim mendatang dengan persiapan yang matang. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *