June 4, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Ular Sanca 2,5 Meter di Rumah Warga Gempol, Evakuasi 1 Jam

0
diamankan-petugas-damkar-saat-mengamankan-ular-sanca-yang-membuat-warga-khawatir-damkar-kabupaten-pasuruan-for-radar-bromo-6l8th

Gempol | Suarabangilmedia.com β€“ Seekor ular sanca berukuran besar kembali meresahkan warga Kabupaten Pasuruan. Reptil sepanjang 2,5 meter ini ditemukan menyusup ke dalam rumah penduduk di Dusun Baran, Desa Winong, Kecamatan Gempol. Kejadian ini langsung membuat geger warga setempat.

Kemunculan predator melata ini menunjukkan bahwa populasi ular liar di kawasan vegetasi sekitar permukiman masih sangat aktif. Hewan ini kerap mencari ruang baru untuk berburu mangsa. Beruntung, pemilik rumah segera melaporkan temuan ini sebelum terjadi insiden fatal.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Pasuruan langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Personel dikerahkan ke lokasi kejadian pada Kamis (28/5/2026). Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan.

Petugas harus bekerja ekstra keras karena ular bersembunyi di ruang sempit. Mereka menggunakan peralatan pencapit khusus untuk mengamankan reptil tersebut. Ular yang cukup agresif sempat beberapa kali melawan.

Proses evakuasi memakan waktu hingga satu jam lamanya. Petugas harus sabar dan teliti agar ular tidak melarikan diri atau menyerang penghuni rumah. Warga sekitar ikut menyaksikan dengan cemas.

“Personel kami bergerak cepat dari mako ke lokasi setelah mendapat laporan warga. Ular sanca sepanjang 2,5 meter tersebut, akhirnya berhasil diamankan secara manual dan langsung dibawa ke Mako Damkar agar tidak membahayakan masyarakat,” ujar Kabid Damkar Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bambang Susilotomo.

Bambang menegaskan bahwa potensi masuknya ular liar ke area rumah warga masih sangat tinggi. Faktor utama yang memicu kedatangan ular adalah lingkungan yang tidak bersih. “Terutama jika kebersihan lingkungan diabaikan,” imbuhnya.

Rimbunnya semak belukar atau tumpukan barang bekas sering kali menjadi daya tarik bagi ular liar untuk bersarang. Warga diimbau untuk rutin membersihkan pekarangan dan tidak menumpuk barang yang tidak terpakai.

Ular sanca yang sudah diamankan kini berada di Mako Damkar. Petugas akan menyerahkan reptil tersebut ke pihak yang berwenang untuk dilepaskan ke habitat aslinya yang jauh dari pemukiman warga. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *