May 14, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Taman Edelweis, Wisata Edukasi Bunga Abadi Khas Bromo

0
Untitled

Tosari | Suarabangilmedia.com – Bunga Edelweis dikenal sebagai lambang keabadian, ketulusan, dan cinta sejati. Tak heran jika banyak orang menyebutnya Bunga Abadi. Di Kabupaten Pasuruan, wisatawan bisa menikmati keindahan bunga langka ini di Taman Wisata Edelweis Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari.

Puja Wasista, salah satu pengelola taman wisata tersebut, menjelaskan bahwa bunga Edelweis dilindungi undang-undang. Keberadaannya sangat penting dalam ekosistem pegunungan. Sayangnya, status bunga ini saat ini terancam punah sehingga tidak boleh dipetik sembarangan.

“Makanya kenapa bunga edelweis ini tidak boleh sembarangan dipetik. Sebab memetiknya dapat merusak populasi bunga yang butuh waktu lama untuk tumbuh,” ungkap Wasista di sela-sela melayani pengunjung, Minggu (10/5/2026). Taman ini menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin melihat edelweis tanpa merusak habitat aslinya.

Taman Edelweis Wonokitri pertama kali dibangun pada tahun 2018. Pada tahun 2023, tempat ini meraih predikat 75 desa wisata terbaik nusantara. Prestasi ini menjadi bukti kualitas pengelolaan dan daya tarik wisata edukasi yang ditawarkan.

Berbagai spot foto instagramable tersedia di taman ini. Pengunjung bisa berfoto di ladang tanaman bunga edelweis yang bermekaran. Ada juga rooftop kaca yang menawarkan pemandangan spektakuler. Kafe modern berlatar belakang perbukitan menjadi tempat bersantai yang nyaman.

Selain berwisata, pengunjung juga bisa belajar tentang pembibitan tanaman Edelweis secara langsung. Tempatnya disebut Upgrade House, yaitu lokasi penyimpanan bibit-bibit edelweis. Edukasi ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konservasi.

Pengunjung juga bisa membawa pulang beragam kerajinan tangan dari bunga edelweis. Tersedia gantungan kunci, bonsai, hingga buket bunga edelweis. “Dengan harga yang sangat murah, mulai 10 ribu rupiah sampai 200 ribuan,” imbuh Wasista.

Pusat pembudidayaan Bunga Edelweis asli di taman ini berada di desa pintu masuk Bromo dari arah Pasuruan. Luas area taman mencapai 1.192 meter persegi. Wisatawan dijamin dapat menikmati keindahan bunga yang bermekaran serta pemandangan puncak gunung dan perbukitan hijau.

Dalam sebulan, rata-rata ada 2.600 pengunjung yang datang ke Taman Wisata Edelweis Wonokitri. Harga tiket masuk sangat terjangkau, hanya Rp15 ribu per orang. Wasista mengajak wisatawan yang berkunjung ke Bromo untuk mampir ke taman ini.

“Kalau ada pertanyaan kenapa harus ke sini? Ada istilah yang mengatakan jangan bawakan pasanganmu bunga edelweiss, tapi ajak pasanganmu datang di mana bunga edelweiss itu tumbuh, ya di Taman Wisata Edelweis Wonokitri,” tutup Wasista.

Taman Edelweis Wonokitri buka setiap hari. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur wisata Bromo. Pengunjung bisa datang bersama keluarga, teman, atau pasangan. Selain menikmati keindahan bunga, wisatawan juga belajar tentang konservasi alam. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *