June 22, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Transportasi MBG Pasuruan Jadi Sorotan Dalam Audiensi DPRD

0
1001610882

PASURUAN | suarabangilmedia.com – Transportasi MBG Pasuruan menjadi sorotan utama dalam audiensi yang digelar Komisi IV bersama Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan pada Senin (22/6/2026). Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya terkait distribusi makanan, sistem pengawasan, hingga insiden yang sempat menjadi perhatian masyarakat di wilayah Martopuro.

Audiensi tersebut menghadirkan sejumlah pihak terkait, di antaranya perwakilan LSM AJBP, LSM PMDM, Koordinator SPPG Kabupaten Pasuruan Nur Kholis, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko. Forum berlangsung sebagai wadah penyampaian aspirasi sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program yang menjadi salah satu upaya peningkatan gizi masyarakat.

Sejumlah peserta menyampaikan berbagai masukan mengenai mekanisme distribusi makanan dan pentingnya penguatan pengawasan di lapangan. Mereka menilai evaluasi menyeluruh diperlukan agar program tetap berjalan sesuai tujuan dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Fokus Pada Pembenahan Sistem

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Kasiman menegaskan bahwa upaya perbaikan harus menjadi prioritas utama dibandingkan langkah-langkah yang bersifat sanksi atau pemecatan.

β€œTidak usah berpikir untuk melakukan pemecatan. Sebisanya kita harus berbenah dengan yang sudah ada,” ujarnya saat menyampaikan pandangan dalam audiensi.

Pandangan serupa juga disampaikan sejumlah peserta lain, termasuk Ronny, Gus Ujay, dan Hendrik. Mereka menegaskan bahwa audiensi tidak bertujuan menghakimi pihak tertentu, melainkan mencari solusi terbaik agar pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif.

Menurut Hendrik, mekanisme pengawasan harus tetap mengacu pada prosedur yang berlaku melalui Satgas yang telah dibentuk. Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk memperkuat sistem pelayanan kepada masyarakat.

β€œKita tidak menghakimi. Mekanismenya melalui Satgas. Kita ingin yang terbaik. Tujuan kita agar MBG lebih baik dan BGN harus berbenah,” katanya.

Usulan Aplikasi Pelaporan dan Penguatan Pengawasan

Selain membahas evaluasi program, peserta audiensi juga mengusulkan pembuatan aplikasi pelaporan yang dapat digunakan masyarakat maupun pemangku kepentingan untuk menyampaikan keluhan, laporan, dan masukan terkait pelaksanaan MBG.

Usulan tersebut dinilai dapat mempercepat proses koordinasi sekaligus meningkatkan transparansi dalam penanganan berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Dengan adanya sistem pelaporan yang terintegrasi, setiap laporan dapat ditindaklanjuti lebih cepat dan terukur.

Sementara itu, Nur Kholis selaku Koordinator SPPG Kabupaten Pasuruan menjelaskan bahwa beberapa tahapan teknis masih terus berjalan. Tahapan tersebut meliputi pengujian alat, pengujian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta berbagai proses pendukung lainnya yang berkaitan dengan operasional program.

Di sisi lain, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Febri Irawan Darwis, meminta Satgas SPPI agar lebih aktif melakukan penelusuran fakta apabila muncul persoalan di tengah masyarakat.

β€œSatgas SPPI harus bisa mencari fakta dan segera memberikan klarifikasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Komitmen Bersama Menjaga Kepercayaan Publik

Audiensi tersebut menghasilkan sejumlah masukan yang akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait. Seluruh peserta sepakat bahwa Program Makan Bergizi Gratis harus terus diperbaiki melalui koordinasi yang lebih kuat, pengawasan yang optimal, serta komunikasi yang terbuka kepada masyarakat.

Kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, turut menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan program tersebut. Para peserta berharap setiap masukan yang disampaikan dapat menjadi dasar perbaikan kebijakan dan pelaksanaan di lapangan.

Melalui evaluasi yang berkelanjutan, program MBG diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat. Komitmen untuk berbenah, sebagaimana disampaikan dalam audiensi, menjadi langkah penting agar program berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Pasuruan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *