July 31, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Stasiun Grati dan Rejoso Layak Jadi Pemberhentian KA Commuter Supaspro, 99,2 Persen Warga Setuju

0
hh

Bangil | Suarabangilmedia.com – Warga Kabupaten Pasuruan menyambut antusias wacana pengoperasian Commuter Line Surabaya–Pasuruan–Probolinggo (Supaspro) melalui Stasiun Grati dan Rejoso. Hasil survei menunjukkan angka fantastis, yakni 99,2 persen responden siap beralih menggunakan layanan kereta komuter jika kedua stasiun itu beroperasi.

Survei yang melibatkan 4.350 responden ini dilakukan untuk memetakan potensi kebutuhan layanan Commuter Line Supaspro di wilayah Kabupaten Pasuruan. Survei juga menjadi respon atas ketersediaan Commuter Supaspro yang kini sudah beroperasi hingga Probolinggo.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Susetyo Dimas, mengungkapkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. “Hasil survei menunjukkan potensi permintaannya sangat tinggi. Sekitar 99,2 persen responden bersedia menggunakan Commuter Line Supaspro apabila berhenti di Stasiun Rejoso dan Stasiun Grati,” terangnya.

Tingginya tingkat penerimaan masyarakat itu menunjukkan kebutuhan transportasi massal berbasis rel di wilayah Pasuruan sudah sangat mendesak. Selama ini, warga di wilayah timur Kabupaten Pasuruan harus ke Stasiun Pasuruan atau Bangil terlebih dahulu untuk bisa naik commuter line. Hal ini dinilai tidak efisien dan memakan waktu.

Surabaya masih menjadi tujuan perjalanan terbesar masyarakat Pasuruan. Dengan adanya pemberhentian di Stasiun Grati dan Rejoso, akses ke Surabaya menjadi lebih dekat dan praktis. Warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh hanya untuk naik kereta.

Survei ini juga menunjukkan bahwa transportasi publik berbasis rel masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian. Kecepatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi alasan utama masyarakat memilih kereta komuter.

Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan berharap hasil survei ini bisa menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait, termasuk PT KAI dan pemerintah provinsi. Dengan dukungan publik yang sangat kuat, pengoperasian Commuter Line Supaspro di Stasiun Grati dan Rejoso dinilai layak untuk segera direalisasikan.

Jika terwujud, maka mobilitas warga Pasuruan akan semakin mudah, sekaligus mengurangi kemacetan di jalan raya. Transportasi massal yang terintegrasi menjadi solusi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat pun menaruh harapan besar agar hasil survei ini tidak berhenti sebagai data. Mereka ingin melihat aksi nyata berupa perpanjangan rute Commuter Line Supaspro hingga ke Stasiun Grati dan Rejoso. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *