July 31, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Tani Merdeka Indonesia Gelar Diklat Angkatan III, Cetak Kader Penggerak Pertanian di Jatim

0
IMG-20260718-WA0015

Batu, Suarabangilmedia.com – Dewan Pimpinan Wilayah Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Timur resmi menerbitkan Surat Perintah bagi seluruh DPD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur untuk mengirimkan empat perwakilan terbaiknya mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Angkatan III.

Kegiatan yang akan berlangsung pada 16–18 Juli 2026 ini digelar di Balai Besar Pelatihan Peternakan Kecamatan Batu Kota Batu.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun karakter, serta meningkatkan soliditas di jajaran pengurus daerah.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur, Riki Septiadi, SE, MBA, MH, AWM, menegaskan bahwa diklat ini menjadi momentum strategis bagi kader TMI untuk semakin matang dalam mengawal program-program pertanian nasional.

“Sektor pertanian membutuhkan kader yang memiliki integritas, kemampuan memimpin, dan komitmen kuat untuk mendampingi petani,” ujar Riki dalam berbagai kesempatan.

Para peserta yang dikirim terdiri dari Ketua DPD, Sekretaris, Bendahara, dan Medsos Officer dari masing-masing kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Setiap peserta diwajibkan mengisi data melalui tautan Google Form yang telah disediakan dengan batas akhir pendaftaran pada 4 Juli 2026.

Sekretaris DPW TMI Jawa Timur, Imron Rosyadi, SE., M.Si, turut menekankan pentingnya persiapan matang bagi seluruh peserta yang akan dikirim.

Menurutnya, keempat unsur pengurus ini memiliki peran krusial dalam menggerakkan organisasi di tingkat daerah.

Diklat Angkatan III ini menjadi agenda berkelanjutan setelah suksesnya pelaksanaan angkatan sebelumnya yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai daerah.

Pada angkatan sebelumnya, Tani Merdeka Indonesia telah menggandeng berbagai pihak termasuk Kementerian Pertanian dan akademisi dalam penyampaian materi.

Materi yang akan diberikan mencakup kepemimpinan organisasi, penguatan kelembagaan petani, pengembangan usaha tani, hingga penerapan teknologi pertanian modern.

Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyatakan bahwa diklat ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia pertanian yang tangguh menghadapi tantangan ke depan.

“Petani harus menjadi pelaku utama pembangunan bangsa. Kader TMI harus hadir sebagai penggerak perubahan,” tegas Don Muzakir dalam sambutannya.

Tani Merdeka Indonesia yang kini memiliki lebih dari 7.500 koordinator desa di berbagai wilayah menargetkan pencetakan 10 ribu petani sukses dan mandiri.

Organisasi yang langsung berada di bawah komando Wakil Menteri Pertanian Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA. ini berkomitmen menjadi jembatan antara kebijakan pusat dan kebutuhan petani di lapangan.

BBPP Ketindan sebagai lokasi penyelenggaraan dipilih karena memiliki fasilitas pelatihan pertanian yang lengkap, termasuk 12 unit greenhouse smart farming dan lahan praktik seluas 1,1 hektare.

Lembaga pelatihan di bawah Kementerian Pertanian ini rutin menyelenggarakan pelatihan teknis, fungsional, dan kewirausahaan bagi aparatur maupun non-aparatur.

Dengan digelarnya Diklat Angkatan III ini, diharapkan lahir kader-kader penggerak pertanian yang mampu mendampingi petani, menguasai ilmu pengetahuan, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.

Ketua DPD TMI Pasuruan Raya, H Winaryo Sujoko, menyatakan TMI Pasuruan Raya siap menjadi mata dan telinga Presiden dalam menyukseskan program-program ketahanan pangan nasional. (AZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *