Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Kejari Pasuruan Periksa 50 Saksi Dugaan Penyimpangan Proyek Rehab Sekolah Rp35,29 Miliar

0
Biru dan Kuning Modern Berita Pariwisata Sampul Youtube (3)

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan terus mendalami dugaan penyimpangan proyek rehabilitasi ruang kelas sekolah dasar (SD). Sedikitnya 50 saksi telah diperiksa dalam kasus yang menyeret Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan ini.

Proyek yang diselidiki bernilai Rp35,29 miliar dan tersebar di 200 titik. Pemeriksaan dilakukan terhadap pihak-pihak yang dinilai mengetahui pelaksanaan proyek, mulai dari kepala SD hingga pegawai Dinas Pendidikan.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Ferry Hary Ardianto, menyatakan puluhan saksi telah dimintai keterangan. Tujuannya mengungkap dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek di lapangan.

“Kurang lebih sudah 50 orang diperiksa, terdiri dari kepala sekolah dasar dan pegawai Dinas Pendidikan,” terang Ferry.

Meski pemeriksaan telah melibatkan puluhan saksi, penanganan perkara masih berada pada tahap pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). Penyidik masih fokus memperkuat bukti fisik dan memetakan detail penyaluran anggaran.

“Sampai saat ini statusnya masih tahap pemeriksaan dan belum dinaikkan,” tambahnya.

Pendalaman dilakukan karena proyek tersebut memiliki sebaran luas di 200 titik. Kejari masih memetakan setiap lokasi untuk memastikan kesesuaian kondisi fisik bangunan dengan anggaran yang dikucurkan.

Hingga kini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Kejari memastikan penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *