Pesta Kembang Api Tutup Pekan Raya Pasuruan 2026, Fakedopp dan Niken Salindry Sukses Bikin Penonton Bergoyang
Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Pekan Raya Pasuruan (PRP) 2026 resmi ditutup, Minggu (27/9/2026) malam. Panggung hiburan di Amphiteater Taman Candra Wilwatikta (TCW), Pandaan, menjadi saksi kemeriahan kolaborasi Fakedopp dan Niken Salindry.
Sejak sore, kawasan TCW sudah dipadati pengunjung. Hari terakhir PRP 2026 seolah menyedot seluruh warga Pasuruan untuk datang dan menikmati panggung penutup.
Fakedopp, grup musik asal Malang dengan genre DJ fun dan remix, tampil lebih dulu. Lagu-lagu seperti “Konangan”, “Tresnoku”, “Denok”, hingga “Wes Tatas” langsung membuat suasana memanas.
Penonton yang memadati area panggung kompak bernyanyi dan berjingkrak mengikuti irama. Euforia terasa hingga ke sudut-sudut amfiteater.
Giliran Niken Salindry yang kemudian mencuri perhatian. Didampingi orkes Mayangkara, penyanyi muda asal Kediri ini membawakan sejumlah tembang populer.
“Lagu Nemu, Lamunan, Widodari, hingga Kandas” sukses membuat penonton terhanyut. Massa tetap bertahan hingga penampilan usai, enggan beranjak dari tempatnya.
Puncak acara ditandai dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Pandaan. Kilauan cahaya itu menjadi penanda resmi berakhirnya seluruh rangkaian Pekan Raya Pasuruan 2026.
Dengan penutupan yang meriah ini, PRP 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi warga. Ajang tahunan ini kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu event paling dinanti di Kabupaten Pasuruan. (HS)