Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pasar Purwosari dan Sukorejo Diuji, Kabupaten Pasuruan Menuju Era Pasar Ber-SNI

0
Biru dan Kuning Modern Berita Pariwisata Sampul Youtube (17)

PASURUAN | Suarabangilmedia.com – Kabupaten Pasuruan tidak lama lagi akan memiliki pasar tradisional bersertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Sejumlah persiapan pun tengah dimatangkan agar predikat tersebut benar-benar melekat, bukan sekadar simbol.

Langkah itu diwujudkan melalui kunjungan verifikasi Tim Kementerian Perdagangan ke Pasar Purwosari dan Pasar Sukorejo pada Rabu (7/10/2026). Kedatangan tim menjadi penentu apakah dua pasar tersebut layak menyandang status pasar ber-SNI.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan, Taufikul Ghony, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memperoleh kesempatan melakukan pemetaan penerapan SNI dari Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu.

“Penilaian verifikasi lapangan dimulai dari Pasar Purwosari kemudian berlanjut ke Pasar Sukorejo dengan harapan kedua pasar tersebut berhasil meraih sertifikasi Pasar ber-SNI,” ujar Ghony.

Peninjauan di Pasar Purwosari menyoroti aspek kelayakan infrastruktur dan tata kelola. Setelahnya, tim evaluator bergerak ke Pasar Sukorejo untuk memeriksa kesiapan serupa di lapangan.

Dalam skema sertifikasi ini, ada empat pilar mutu yang wajib dipenuhi secara ketat. Keempatnya meliputi tata kelola manajemen, kebersihan dan kesehatan lingkungan, kelengkapan fasilitas standar, serta jaminan keamanan area pasar.

“Sinergi antara pengelola dan pedagang merupakan kunci utama agar predikat pasar ber-SNI dapat dipertahankan secara berkelanjutan,” tutupnya.

Upaya pembenahan kelembagaan dan sarana pasar diproyeksikan mampu mendongkrak daya saing pedagang lokal. Diskoperindag berkomitmen menata area perdagangan tradisional agar tetap tertib dan layak dikunjungi.

Melalui program ini, citra Pasar Purwosari dan Pasar Sukorejo diharapkan bertransformasi menjadi ruang berbelanja yang bersih, aman, nyaman, dan terkelola secara berkualitas. Partisipasi aktif para pedagang menjadi prasyarat agar standar tersebut terjaga dalam jangka panjang. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *