Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Wabup Gus Shobih Resmikan Festival Air Bersih dan Sanitasi Pesantren Jatim 2026

0
Biru dan Kuning Modern Berita Pariwisata Sampul Youtube (16)

PASURUAN | Suarabangilmedia.com – Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, membuka secara resmi Festival Akses Air Bersih dan Sanitasi Pesantren Jawa Timur 2026 di Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari, Kamis (8/10/2026).

Agenda bertajuk “Mengalirkan Kebaikan: Akses Air Bersih dan Sanitasi untuk Santri Indonesia” ini diinisiasi Danone Indonesia menyambut Hari Santri 2026.

Forum ini mempertemukan pesantren, pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, dan masyarakat guna menggenjot pemerataan akses air bersih serta sanitasi layak di lingkungan pesantren.

Dalam arahannya, Gus Shobih mengapresiasi kesediaan pengasuh Ponpes Ngalah menjadi tuan rumah sekaligus menyanjung kepedulian Danone Indonesia terhadap kebutuhan dunia pesantren.

“Pemerintah mengucapkan terima kasih besar-besarnya kepada jajaran pengasuh Pondok Pesantren Ngalah karena bersedia ditempati tempat festival hari ini. Yang kedua, saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Danone karena pihak Danone hari ini punya kepedulian kepada pondok pesantren,” ungkapnya.

Gus Shobih menekankan bahwa penyediaan air bersih dan sanitasi layak bagi santri mustahil diwujudkan bila hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi lintas sektor dinilainya sebagai kunci utama menghadirkan luaran yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, pondok pesantren juga tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada pengusaha, tanpa ada lembaga pembiayaan, tanpa masyarakat, tanpa wali murid,” tegasnya.

Director Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, membeberkan data bahwa cakupan air bersih di pondok pesantren baru menyentuh 54 persen. Adapun akses sanitasi tercatat lebih rendah, yakni 34 persen.

“Lebih dari 34 ribu pesantren masih banyak yang perlu didukung untuk mendapatkan akses sanitasi dan air bersih yang layak. Karena memang sangat diperlukan oleh para santri agar mereka bisa fokus untuk edukasi,” paparnya.

Karyanto menyebut festival ini sebagai momentum menghidupkan gerakan Pesantren Lestari, sebuah model kolaborasi yang menyiapkan generasi santri sehat dan tangguh.

Festival yang diikuti sekitar 3.500 peserta ini turut menyajikan talkshow dan pameran edukasi seputar nutrisi, hidrasi sehat, serta pengelolaan sumber daya air berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pengukuhan Duta Santri BESTARI (Bersih, Sehat, Tangguh, dan Mandiri) yang diproyeksikan menjadi motor penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di pesantren.

Gus Shobih berharap kerja sama dengan Danone Indonesia tidak berhenti pada satu kali penyelenggaraan, melainkan berkelanjutan setiap tahun demi menopang program pemerintah Kabupaten Pasuruan.

“Mudah-mudahan festival air bersih ini bukan hanya untuk kali ini, tapi bisa dilaksanakan setiap tahun untuk menopang dan membantu program pemerintah Kabupaten Pasuruan,” harapnya. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *