Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pasca Kebakaran, Pasar Kepulungan Gempol Mulai Dibersihkan

0
Biru dan Kuning Modern Berita Pariwisata Sampul Youtube (5)

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Semangat gotong royong terlihat di Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (4/10/2026). Sepekan setelah kebakaran hebat, warga dan pedagang bahu-membahu membersihkan puing sisa kebakaran.

Kebakaran yang terjadi sebelumnya menghanguskan sekitar 250 lapak dan kios. Kini, lokasi tersebut mulai ditata kembali agar bisa segera difungsikan.

Pembersihan melibatkan para pedagang pasar, Pemdes Kepulungan, relawan FPRB Kecamatan Gempol, serta PAC Ansor Gempol. Mereka menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop.

Satu per satu barang dan puing sisa kebakaran dikeluarkan dari lapak dan kios yang terdampak. Aktivitas ekonomi di pasar desa tetap berjalan meski proses pembersihan tengah berlangsung.

“Pembersihan lapak dan kios yang terbakar dilakukan mulai hari ini. Dilakukan hingga beberapa hari ke depan, targetnya maksimal satu pekan sudah selesai,” kata Nur, pedagang sayuran yang lapaknya terbakar.

Puing yang masih bernilai akan dijual sebagai rongsokan. Sementara material yang tidak bisa dipilah maupun dijual akan diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

“Kemarin sudah saya sampaikan, untuk puing-puing yang masih bisa dijual biar dijual. Yang tidak bisa dijual, diangkut ke TPA oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujar Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat.

Pembersihan ini sekaligus menjadi persiapan pembangunan kembali lapak dan kios semipermanen. Anggarannya akan bersumber dari Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang saat ini masih dalam proses.

“Kini (BTT) dalam proses dan masih menunggu,” tandasnya. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *