Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Lomba Da’i Nusantara di Pasuruan Diikuti 201 Peserta, Gus Shobih Dorong Santri Kuasai Teknologi Dakwah

0
Biru dan Kuning Modern Berita Pariwisata Sampul Youtube (10)

PASURUAN | Suarabangilmedia.com – Sebanyak 201 pelajar dan santri dari berbagai penjuru Kabupaten Pasuruan ambil bagian dalam Lomba Da’i Nusantara. Kegiatan yang diinisiasi Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) dengan dukungan Pemkab Pasuruan ini berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Minggu (1/11/2026).

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, hadir membuka acara tersebut. Menurutnya, membludaknya peserta menjadi cermin kuatnya basis santri di Kabupaten Pasuruan.

“Padahal pendaftarannya sangat mepet tapi jumlah pesertanya luar biasa banyak. Ini menandakan bahwa Kabupaten Pasuruan memang gudangnya para santri,” ujar Gus Shobih.

Ketua Panitia, Ahda Arafat, mengungkapkan bahwa peserta terdiri dari pelajar SMP/MTs negeri dan swasta serta santri pondok pesantren. Format lombanya membagi peserta ke sejumlah kelas, dengan tiap kelas melahirkan satu juara yang kembali dipertemukan di babak final.

“Kalau juaranya nanti ada 9 anak, mulai Juara 1 sampai harapan I, II, III, IV, V dan Juara Harapan VI,” jelas Ahda.

Tema dakwah yang ditawarkan ada tiga pilihan, yaitu Hari Santri Nasional, cinta tanah air, dan pendidikan untuk negeri. Peserta bebas menentukan satu tema untuk dibawakan.

“Silahkan dipilih salah satu materi lomba. Dan paling banyak yang digunakan ya hari santri nasional dan cinta tanah air,” singkatnya.

Dalam sambutannya, Gus Shobih menyoroti perkembangan teknologi yang kini memudahkan para santri belajar dakwah. Mereka bisa mengamati gaya para da’i melalui media sosial hingga siaran langsung.

Namun, kemudahan itu ia imbangi dengan pesan agar santri tidak tertinggal dalam penguasaan digital. Menurutnya, teknologi mesti dimanfaatkan secara tepat, bukan disalahgunakan.

“Santri sekarang harus melek digital. Jangan kalah dengan anak-anak yang sudah terbiasa dengan gadget, jangan sampai disalah artikan, tapi dimanfaatkan dengan baiki dan benar,” harapnya. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *