Kolaborasi KGN dengan PLN Dorong Perekonomian Desa Melalui Program ‘Electrifying Agriculture’ Sebagai Insiatif Unggulan KDKMP di Sektor Pertanian
Kota Batu, Suarabangilmedia.com – 9 Oktober 2025 Kolaborasi Koperasi Garuda Nusantara (KGN) dengan PT PLN (persero) akan menjadi kolaborasi strategis dalam mengembangkan program “Electrifying Agriculture”, sebuah inisiatif unggulan dalam kerangka Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di sektor pertanian. Program ini bertujuan mempercepat transformasi ekonomi pedesaan melalui pemanfaatan energi listrik untuk kegiatan pertanian, peternakan, dan perikanan rakyat.
Hal tersebut disampaikan oleh Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, dalm paparannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Training of Trainer (ToT) Fasilitator dan Pemandu untuk Anggota Koperasi Desa Merah Putih yang dilaksanakan oleh Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN) tanggal 6 – 9 Oktober 2025 di BBPP (Balai Besar Pelatihan Pertanian) Kota Batu Jawa Timur, yang diikuti 120 orang peserta.
“PLN terus berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa melalui pemanfaatan listrik yang efisien dan ramah lingkungan. Program Electrifying Agriculture ini kami dorong agar petani bisa lebih produktif, hemat biaya, dan meningkatkan nilai tambah hasil pertaniannya,” ujar Agung Wibowo
Program ini akan dimulai di beberapa desa percontohan KDKMP yang telah siap secara kelembagaan dan infrastruktur, dengan dukungan teknis serta fasilitas dari PT. PLN (persero) dan KGN Institut sebagai lembaga riset dan pelatihan. Melalui skema ini, listrik digunakan tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk irigasi listrik, pengering hasil panen, penggilingan, pendinginan hasil perikanan, serta produksi pupuk organik berbasis listrik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Koperasi Garudayaksa Nusantara (KGN), Ibu Jasmin K. Setiawan, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan PLN dalam kegiatan tersebut. Para peserta mendapatkan wawasan mengenai manfaat elektrifikasi di sektor pertanian serta peluang koperasi desa dalam mendukung ekonomi berkelanjutan.
“Materi dari PLN sangat membuka wawasan para peserta tentang pentingnya inovasi dan efisiensi energi di bidang pertanian dan kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa,” ungkapnya.
Sebagai penutup pada sesi tersebut, Kepala KGN Institut, Adji Gutomo menyampaikan bahwa selain aspek teknis, program ini juga menekankan penguatan kelembagaan koperasi desa agar mampu mengelola sistem energi, rantai nilai pertanian, serta pemasaran produk. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi lembaga ekonomi rakyat, tetapi juga pusat inovasi dan pemberdayaan di tingkat lokal.
“Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen PLN dan KGN dalam mendukung green economy dan pemberdayaan ekonomi lokal, kedepannya program Electrifying Agriculture ini dapat menjadi model pengembangan ekonomi desa berbasis energi yang replikatif di seluruh Indonesia” tambah Adji. (*)