Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Tebing Longsor di Blarang Tutur Tutup Akses Jalan Desa

0
44

Tutur | Suarabangilmedia.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Tutur sejak siang hari berujung petaka. Sebuah tebing tanah di kawasan Ledok Cemoro, Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, mendadak ambrol. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (26/4) petang sekitar pukul 17.00 WIB.

Material tanah dalam volume besar tersebut runtuh tepat saat hujan lebat masih menyelimuti desa. Longsoran ini mengakibatkan jalan paving yang menjadi urat nadi aktivitas warga Dusun Pronojiwo tertimbun sepenuhnya. Akibatnya, jalur akses warga sempat tertutup total.

“Longsor terjadi saat hujan lebat. Imbasnya, material tanah menutupi seluruh permukaan jalan paving di dusun kami,” ujar Kepala Desa Blarang, Darwanto. Timbunan tanah yang cukup tebal membuat jalan tidak bisa dilalui. Warga pun sempat panik karena akses utama terputus.

Mobilitas warga sempat lumpuh total pasca longsor. Kendaraan roda dua hingga kendaraan pengangkut hasil bumi seperti pikap dan truk tidak dapat melintas. Kondisi ini berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin pagi.

Jalur yang biasanya ramai dilalui kendaraan tersebut mendadak mati suri. Dinding tanah yang gugur dari tebing menjadi penghalang utama. Warga tidak bisa keluar masuk desa karena jalan tertutup sempurna.

Beruntung, masyarakat Desa Blarang memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Pada Senin (27/4) pagi, warga setempat bahu-membahu menggelar aksi bersih-bersih. Mereka bergerak cepat menyisir tumpukan tanah yang menyumbat jalur.

Dengan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, dan alat manual lainnya, warga bekerja keras. Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk membuka akses yang sempat tertutup. Semangat kebersamaan menjadi kunci cepatnya pemulihan.

“Pagi tadi warga bergerak cepat membersihkan lokasi. Saat ini, jalur sudah kembali normal dan bisa dilalui baik oleh motor maupun truk pengangkut,” tambah Darwanto. Kini aktivitas warga sudah berjalan seperti sedia kala.

Pemerintah Desa Blarang mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Tebing di kawasan Ledok Cemoro masih berpotensi longsor susulan jika hujan deras kembali turun. Warga diminta segera melapor jika melihat retakan atau tanda-tanda bahaya. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami