Dishub Pasuruan Cek Armada Outing Class Pastikan Laik
Bangil | Suarabangilmedia.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan memastikan armada angkutan untuk kegiatan outing class siswa dalam kondisi laik jalan. Kepastian ini diperoleh melalui serangkaian rampcheck yang dilakukan di sejumlah sekolah. Kegiatan berlangsung sejak akhir April hingga Mei 2026.
Rampcheck menyasar kendaraan yang akan digunakan siswa untuk kegiatan luar sekolah. Pemeriksaan meliputi aspek teknis kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga kondisi fisik armada. Tidak ada satu pun komponen yang terlewat dari pemeriksaan.
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Kabupaten Pasuruan, Susetyo Dimas, mengatakan langkah ini sebagai upaya preventif untuk menjamin keselamatan pelajar. “Kami pastikan armada yang digunakan untuk outing class memenuhi standar laik jalan. Mulai dari rem, lampu, ban, hingga kelengkapan administrasi kami cek secara menyeluruh,” ujarnya.
Rampcheck terbaru dilakukan pada Sabtu (9/5/2026) di dua lokasi. Pemeriksaan berlangsung di SDN Linggo, Kecamatan Kejayan, dan SDN Gading I, Kecamatan Winongan. Kedua sekolah ini sedang merencanakan kegiatan outing class dalam waktu dekat.
Sebelumnya, pemeriksaan juga dilakukan pada 6 Mei 2026 di beberapa lokasi lain. Petugas mendatangi SDN Cangkringmalang III dan SDN Baujeng II, Kecamatan Beji. Selain itu, TK Miftahul Ulum, Kecamatan Purwosari, juga menjadi sasaran rampcheck.
Menurut Susetyo Dimas, kegiatan ini merupakan respons atas meningkatnya aktivitas sekolah yang memanfaatkan armada bus atau kendaraan sewa untuk kegiatan edukatif di luar kelas. Banyak sekolah yang mengadakan studi wisata, outbound, atau kegiatan serupa pada akhir tahun ajaran.
“Keselamatan siswa menjadi prioritas. Kami tidak ingin ada kendaraan yang tidak layak tetap dipaksakan beroperasi,” tegasnya. Dishub berkomitmen untuk melindungi para siswa dari risiko kecelakaan akibat kendaraan tidak laik jalan.
Dalam setiap rampcheck, petugas memeriksa kondisi rem, lampu depan dan belakang, ban, wiper, serta klakson. Setiap komponen diuji fungsinya satu per satu. Petugas juga mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK dan uji KIR.
Jika ditemukan kendaraan yang tidak memenuhi standar, petugas akan memberikan rekomendasi perbaikan. Kendaraan tersebut tidak diizinkan berangkat sebelum semua kerusakan diperbaiki. Sekolah diminta mengganti armada dengan kendaraan yang lebih layak.
Dishub memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang musim kegiatan luar sekolah yang biasanya meningkat. Pemeriksaan mendadak juga akan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk menguji kesiapan pengelola armada.
“Rampcheck akan terus kami lakukan untuk memastikan seluruh armada yang digunakan siswa benar-benar aman dan layak jalan,” tandas Susetyo Dimas. Dishub tidak akan berhenti sampai semua kendaraan yang beroperasi benar-benar laik jalan.
Orang tua siswa juga diminta ikut mengawasi kendaraan yang digunakan anak-anaknya. Jika menemukan kendaraan yang mencurigakan, segera laporkan ke Dishub atau pihak sekolah. Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. (HS)