June 15, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Lahan Kas Desa Nguling Disulap Jadi Pusat Ekonomi

0
4444

Nguling | Suarabangilmedia.com – Pemerintah Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, terus berinovasi menggerakkan ekonomi warga. Langkah terbaru mereka memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) yang sebelumnya kurang produktif. Lahan tersebut kini disulap menjadi kolam pancing modern yang dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi baru.

Kepala Desa Nguling, Edi Suyitno, memiliki visi jangka panjang di balik pembangunan ini. “Kami ingin menciptakan ekosistem ekonomi yang saling terhubung. Kolam pancing ini bukan sekadar tempat menyalurkan hobi. Tapi bagian dari kawasan terpadu, yang berdampingan dengan pujasera dan taman bermain keluarga,” ujar Edi.

Kolam pancing ini memiliki dimensi cukup besar, yaitu 70 meter x 22 meter dengan kedalaman 1,5 meter. Pembangunan dimulai pada awal tahun 2024 dan rampung dalam waktu relatif singkat. Lokasinya berada di Dusun Pasar, titik yang sangat strategis di jantung aktivitas warga.

Konsep kawasan terpadu menjadi daya tarik utama. “Jadi, sementara bapaknya memancing, ibu dan anak-anak bisa bersantai di taman atau menikmati kuliner,” imbuh Edi. Fasilitas pujasera menyediakan beragam makanan dan minuman. Taman bermain keluarga menjadi ruang rekreasi bagi anak-anak.

Pemilihan komoditas ikan lele sebagai penghuni kolam bukan tanpa alasan. Edi menjelaskan bahwa lele memiliki basis penggemar yang sangat luas di masyarakat. Dibandingkan jenis ikan lain, lele lebih diminati oleh para pemancing dari berbagai kalangan.

Selain fungsi rekreatif dan ekonomi, kolam pancing ini juga berperan sebagai instrumen ketahanan pangan tingkat desa. Ikan lele yang dipanen dapat dikonsumsi warga. Program ini sejalan dengan upaya desa untuk mewujudkan kemandirian pangan.

Respon masyarakat terhadap inovasi ini sangat luar biasa. Saat peluncuran resmi yang digelar pada 3 Mei 2026 lalu, tercatat sebanyak 184 peserta memadati area kolam. Angka ini menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap fasilitas baru tersebut.

Sistem pengelolaan kolam pancing dirancang profesional. Pengunjung dikenakan biaya masuk yang terjangkau. Hasil dari penyewaan pancing dan penjualan ikan akan masuk ke kas desa. Keuntungannya nanti dikembalikan untuk pembangunan desa.

Pemerintah Desa Nguling berharap kolam pancing ini bisa menjadi mesin ekonomi berkelanjutan. Tidak hanya menggerakkan sektor perikanan, tetapi juga sektor kuliner dan pariwisata lokal. Warung-warung di sekitar lokasi ikut kebanjiran pengunjung.

Keberhasilan Desa Nguling dalam menyulap lahan tidur menjadi aset produktif bisa menjadi contoh bagi desa lain. Pemanfaatan tanah kas desa selama ini sering terkendala karena kurangnya ide kreatif. Edi Suyitno membuktikan bahwa dengan visi yang tepat, lahan tidur bisa memberikan manfaat besar bagi warga.

Warga Nguling kini memiliki ruang publik sekaligus pusat ekonomi yang representatif. Kolam pancing, pujasera, dan taman bermain berpadu menjadi satu kawasan terpadu. Inovasi ini diharapkan terus berkembang dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Desa Nguling. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *