Rem Blong, Kontainer Tabrak Pohon di Pasuruan, 2 Tewas
Prigen | Suarabangilmedia.com – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah truk kontainer di jalur Prigen–Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (12/5/2026) malam. Dua orang dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Truk diduga mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Umum Jurusan Prigen–Pandaan. Lokasinya tepat di depan CV Timindo Manifaktur, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen. Kendaraan yang terlibat adalah truk kontainer bernomor polisi N-8788-UR.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, truk melaju dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi yang merupakan jalan menurun, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan. Truk kemudian oleng ke kanan dan menabrak pohon di tepi jalan.
Sugiantoro (47) , pengemudi truk, mengalami luka robek pada kepala bagian atas dan pelipis kiri. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazahnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek.
Erwan Roosadi (39) , kernet truk, juga tewas di tempat kejadian. Korban mengalami luka robek pada kepala bagian belakang. Darah keluar dari hidung dan mulut. Luka robek juga terjadi pada siku kiri, serta patah tulang pada kaki kanan.
“Korban meninggal di lokasi dua orang, sopir dan kernet,” kata Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno. Kedua korban tidak sempat mendapat pertolongan medis karena luka yang dialami sangat parah.
Petugas menyebut faktor manusia diduga menjadi penyebab utama kecelakaan. Pengemudi diduga kurang berhati-hati dan kurang mengamati kondisi lalu lintas di sekitarnya. Pengemudi juga dinilai gagal mengantisipasi jalan menurun yang panjang.
Sementara itu, faktor kendaraan, kondisi jalan, cuaca, maupun faktor alam dinyatakan tidak berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan. Rem blong menjadi pemicu utama hilangnya kendali truk.
Akibat benturan keras tersebut, bagian depan truk kontainer mengalami kerusakan parah dan ringsek. Benturan dengan pohon yang cukup besar membuat kabin truk hancur. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.
Sejumlah tindakan telah dilakukan petugas dari Piket Pos Lantas Pandaan. Mereka mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Petugas juga memeriksa saksi-saksi yang melihat kejadian.
Dokumentasi barang bukti dan lokasi dilakukan secara lengkap. Petugas juga mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memperkuat penyelidikan. Evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan berlangsung beberapa jam.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengemudi truk yang melintas di jalur Prigen–Pandaan. Jalur ini memiliki medan menurun yang panjang dan membutuhkan konsentrasi ekstra. Pastikan rem kendaraan berfungsi optimal sebelum berangkat. (HS)