May 19, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Adu Banteng Vega vs Beat di Sukorejo, 2 Pemotor Luka Berat

0
barang-bukti-motor-yamaha-vega-saat-diamankan-di-poslantas-NXF9s

Sukorejo | Suarabangilmedia.com – Kecelakaan adu banteng terjadi antara dua sepeda motor di jalur kabupaten jurusan Palang–Jatiarjo, Desa Pakukerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa terjadi pada Kamis (14/5/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dua pengendara mengalami luka serius.

Insiden tersebut melibatkan Yamaha Vega bernomor polisi N 2659 TK dan Honda Beat bernomor polisi N 3418 TCI. Benturan keras terjadi di tengah jalan. Kedua kendaraan ringsek pada bagian depan.

Kecelakaan bermula saat Yamaha Vega yang dikendarai Basiri (51) , warga Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, Basiri secara mendadak memotong jalur untuk menyeberang ke arah utara.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan (barat ke timur), meluncur Honda Beat yang dikendarai seorang pelajar berinisial DHFA (15) , warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo. Jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat.

Basiri tidak memberikan tanda atau isyarat akan menyeberang. Ia langsung memotong jalan tanpa melihat kondisi lalu lintas dari arah berlawanan. Pengendara Beat yang masih belia tidak sempat menghindar.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras antar kedua kendaraan tidak dapat terhindarkan. Benturan terjadi di tengah jalan, membuat suara keras terdengar hingga ke rumah-rumah warga sekitar.

“Akibat tabrakan tersebut, kedua pengendara langsung terhempas ke badan jalan. Keduanya mengalami luka-luka yang cukup serius di beberapa bagian tubuh,” terang Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno. Korban tergeletak dengan luka menganga.

Basiri mengalami luka pada bagian kepala dan tangan kanan. Sementara DHFA yang masih berusia 15 tahun mengalami luka pada wajah dan kakinya. Darah mengucur dari beberapa bagian tubuh mereka.

Warga sekitar bersama petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi kedua korban. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Prima Husada Sukorejo untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Keduanya masih dalam perawatan.

Sementara itu, kedua kendaraan yang mengalami kerusakan materil langsung diamankan oleh petugas. Motor-motor tersebut dibawa ke Poslantas Purwosari untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saksi di lokasi juga dimintai keterangan. Petugas juga memeriksa kelengkapan surat-surat kedua kendaraan.

Basiri diduga kurang hati-hati saat akan menyeberang. Ia seharusnya memastikan kondisi jalan aman sebelum bermanuver. Pelajar yang menjadi korban tidak bisa berbuat banyak karena jarak terlalu dekat.

Kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi semua pengendara. Selalu waspada saat berkendara, terutama di malam hari. Jangan memotong jalan secara mendadak tanpa melihat kondisi lalu lintas. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *