May 23, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Order Fiktif, 170 Kursi Sewa Pengusaha Pasuruan Raib

0
hilang-ratusan-kursi-persewaan-milik-ikhwan-arif-40-sempat-dikirim-ke-sebuah-gedung-di-tembokrejo-rabu-205-malam-namun-ratusan-kursi-itu-hilang-pada-kamis-215-pagi-s0BRt

Bugul Kidul | Suarabangilmedia.com – Modus pemesanan fiktif kembali memakan korban di Kota Pasuruan. Sebanyak 170 kursi milik usaha persewaan perlengkapan pesta milik Ikhwan Arif (40) raib digondol oknum tidak bertanggung jawab. Ratusan kursi itu lenyap setelah dikirim ke sebuah gedung di Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo.

Rencananya, kursi-kursi tersebut akan digunakan untuk kegiatan donor darah. Namun, setelah dicek, acara donor darah itu ternyata tidak pernah ada. Kerugian akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp42 juta.

Peristiwa bermula saat Ikhwan, warga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Krampyangan, Kecamatan Bugul Kidul, menerima pesanan dari seseorang bernama Hardiansyah pada Rabu (20/5/2026) sore. Pemesan meminta ratusan kursi untuk kegiatan sosial donor darah yang akan berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (22-23/5/2026).

Karena pesanan datang mendadak, pengiriman kursi dilakukan pada malam harinya juga, sekitar pukul 21.00 WIB. Seluruh kursi kemudian ditata rapi di dalam gedung sesuai dengan arahan pemesan.

Kecurigaan baru muncul pada keesokan paginya. Pengelola gedung menghubungi Ikhwan dan menyampaikan bahwa tidak ada agenda donor darah atau kegiatan lain yang dijadwalkan di lokasi tersebut.

Ikhwan pun segera mendatangi gedung untuk memastikan kondisi barangnya. Namun, saat tiba di lokasi, seluruh kursi sudah hilang tanpa jejak. “Waktu dicek ke gedung, kursinya sudah hilang semua,” ujarnya dengan nada kecewa.

Korban lalu menelusuri rekaman CCTV milik warga sekitar. Dari rekaman itu terlihat dua unit mobil pikap datang ke lokasi pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 06.51 WIB. Salah satu pikap berwarna putih.

Diduga kuat, kursi-kursi tersebut diangkut secara bertahap menggunakan dua pikap itu. Pelaku dengan tenang membawa kabur ratusan kursi yang baru saja dikirim sehari sebelumnya.

Polisi kini tengah menyelidiki kasus ini. Petugas telah mengamankan rekaman CCTV dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Identitas Hardiansyah sebagai pemesan juga sedang didalami.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pelaku usaha persewaan perlengkapan pesta. Setiap order yang masuk, terutama yang mendadak dan dalam jumlah besar, perlu diverifikasi terlebih dahulu. Jangan sampai tertipu order fiktif seperti yang dialami Ikhwan. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *