June 5, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

SMPN 1 Pasuruan Tumbuhkan Literasi Lewat Majalah Sekolah

0
semangat-literasi-siswa-smp-negeri-1-pasuruan-menunjukkan-karya-mereka-dalam-majalah-sekolah-foto-fahrizal-firmanijawa-pos-radar-bromo-vnMOt

Panggungrejo | Suarabangilmedia.com – Di era digital yang serba cepat ini, menumbuhkan semangat literasi bukanlah perkara mudah, terutama di lingkungan sekolah. Dibutuhkan pembiasaan yang konsisten dan pendekatan yang kreatif. SMP Negeri 1 Pasuruan membuktikan bahwa tantangan ini bisa diatasi dengan mengajak seluruh warga sekolah untuk menulis.

Puluhan siswa SMP Negeri 1 Pasuruan tampak memadati ruang multimedia pada Selasa (26/5/2026). Mereka begitu antusias menunjukkan karya tulis yang telah dibuat. Satu per satu, mereka menceritakan kisah di balik pembuatan cerita dalam majalah sekolah.

“Satu karya saya dimuat dalam media PGRI Jawa Timur. Judulnya, Indahnya Berbhinneka Tunggal Ika,” ucap salah satu siswa, Muhammad Kenzi Helga, dengan lantang. Kebanggaan terpancar dari wajahnya.

Kenzi menyebut, awal mula pembuatan tulisan itu karena ia diminta oleh sekolah membuat artikel populer. Ia kemudian pergi ke perpustakaan untuk mencari referensi. Dia lalu memilih tema tentang Bhinneka Tunggal Ika.

Artikel populer ini memuat tentang keanekaragaman suku dan budaya di Indonesia. Seakan sudah mengetahui tahapannya, tulisan itu disusun dengan perencanaan yang matang.

“Dari mencari ide pokok, lalu menuliskan berdasarkan fakta yang diperoleh dari buku. Sumbernya dari buku yang saya dapatkan di perpustakaan,” sebut siswa kelas 9B itu. Proses kreatif ini menjadi pengalaman berharga baginya.

Kepala Sekolah SMPN 1 Pasuruan, Agung Budiarti, menuturkan bahwa awalnya banyak siswa dan guru yang menganggap menulis itu sulit. Stigma ini menjadi tantangan tersendiri bagi pihak sekolah.

Untuk menghilangkan stigma ini, ia mengajak seluruh guru dan siswa untuk menulis. Setiap siswa dan guru diminta membuat satu buah karya. Karya mereka lantas disusun dalam sejumlah majalah sekolah.

Ada majalah Sahabat Pustaka Pinus, ada majalah Duta dan OSIS, dan ada pula majalah Bahasa Inggris. Semua majalah ini dibuat sejak dirinya menjadi kepala sekolah pada tahun 2024 silam. Langkah ini berhasil mengubah paradigma tentang dunia kepenulisan di lingkungan sekolah. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *