July 31, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

BAZNAS Pasuruan Salurkan Zakat Produktif, Dukung Petani dan Ketahanan Pangan

0
membantu-berbagai-program-pemberdayaan-strategis-berbasis-dana-zakat-infak-dan-sedekah-zis-digalakkan-baznas-kabupaten-pasuruan-baznas-kabupaten-pasuruan-for-radar-bromo-s3Unz

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pasuruan periode 2021–2026 terus berinovasi dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Di bawah kepemimpinan H. Abdullah Nasih Nasor, S.Pd.I, lembaga ini menggeser paradigma dari penyaluran konsumtif ke pemberdayaan berkelanjutan. Tujuannya, mengubah mustahik menjadi muzakki yang mandiri.

Berbagai program inovatif lintas sektor telah dihadirkan selama masa bakti ini. Cakupannya meliputi jaminan sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah, ketahanan pangan, hingga hak-hak penyandang disabilitas. Semua dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang.

Di sektor ketahanan pangan, BAZNAS mengambil langkah strategis. Penguatan dilakukan lewat dukungan sarana produksi pertanian (saprodi). Ini menjadi wujud kontribusi nyata terhadap agenda prioritas pemerintah di sektor pangan nasional.

Program penyediaan saprodi pertanian menyasar para petani di Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Langkah ini menjadi solusi atas hambatan klasik yang sering dihadapi petani lokal. Keterbatasan akses dan kelangkaan pupuk subsidi selama ini menjadi masalah utama.

Hambatan logistik selama ini kerap memicu penurunan produktivitas lahan. Akibatnya, pendapatan riil sektor rumah tangga petani terus tergerus. Program BAZNAS hadir untuk memutus rantai masalah tersebut.

Dengan dukungan saprodi yang memadai, petani dapat mengoptimalkan hasil panen. Produktivitas lahan meningkat, pendapatan petani pun bertambah. Ini adalah langkah nyata menuju kemandirian pangan desa.

Program ini juga sejalan dengan visi besar BAZNAS: mentransformasikan masyarakat penerima manfaat menjadi pribadi mandiri. Kelak, mereka diharapkan mampu menjadi pembayar zakat (muzakki). Siklus pemberdayaan yang berkelanjutan pun tercipta.

BAZNAS Kabupaten Pasuruan membuktikan bahwa zakat tidak hanya untuk konsumsi sesaat. Zakat bisa menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang kuat. Dengan pengelolaan yang tepat, zakat mampu menggerakkan sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen BAZNAS dalam memperkuat ketahanan pangan patut diapresiasi. Program ini menjadi contoh bagaimana lembaga zakat dapat berkontribusi pada pembangunan nasional. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *