Siwalan dan Legen Disulap Jadi Minuman Kekinian, Omzet Pengusaha Beji Tembus Ratusan Cup Per Hari
Pasuruan – Suarabangilmedia.com – Potensi buah siwalan yang melimpah di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, kini disulap menjadi peluang usaha menjanjikan. Khoriyah, warga Desa Pagak, berhasil menciptakan inovasi minuman segar bernama “Oiry Dessert” yang memadukan buah siwalan dengan sari legen.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Iir ini mulai menggagas ide cemerlang tersebut sejak mengikuti bazar produk lokal Pasuruan pada tahun 2024 lalu. Saat itu, ia melihat belum ada yang mengemas minuman berbahan siwalan dalam kemasan praktis seperti yang dibayangkannya.
“Di pasaran belum ada yang kemasan seperti ini. Saya punya ide untuk mengemas saja, barangkali ada yang tertarik,” ungkap Iir saat ditemui di rumah produksinya, Sabtu (18/7). Dan ternyata, sambutan pasar begitu hangat.
Bahan baku utama didapatkannya langsung dari para petani siwalan di sekitar Beji yang mengantar buah dalam keadaan sudah terpisah dari kulit luarnya. Iir hanya perlu mengupas kulit ari sebelum diolah menjadi minuman segar.
Kreasi minuman ini hadir dalam dua varian kemasan. Pertama, cup 600 mililiter berisi potongan siwalan segar yang dicampur legen dengan harga Rp22 ribu. Kedua, botol 1.500 ml berisi sari legen murni tanpa siwalan dengan harga yang sama.
Dalam sehari, Iir mampu memproduksi hingga 100 cup pesanan. Jumlah itu terus meningkat seiring musim kemarau yang tengah berlangsung, di mana buah siwalan sedang panen raya dan kualitasnya sangat baik.
Rata-rata pemesan didominasi oleh perkantoran dan perusahaan di sekitar Pasuruan. Mereka memborong minuman ini untuk konsumsi internal maupun sebagai hidangan dalam berbagai acara.
Setiap kemasan cup rata-rata berisi 4 hingga 5 buah siwalan, tergantung ukuran buah. Proses produksi dibantu oleh satu orang pekerja yang bertugas mengupas kulit ari, memasak, hingga mempacking pesanan.
Iir mengaku bersyukur bisa memanfaatkan kekayaan alam lokal yang tumbuh subur di lingkungannya. Menurutnya, ini adalah bentuk apresiasi terhadap hasil bumi sekaligus menciptakan lapangan kerja.
“Karena ini fresh 100 persen dalam keadaan dingin, cocok sekali dinikmati saat musim panas. Dijamin segar dan baik untuk yang punya masalah persendian maupun sembelit,” tutupnya bangga.
Kesuksesan Iir membuktikan bahwa inovasi sederhana berbasis sumber daya lokal mampu menembus pasar dan menjadi primadona. Oiry Dessert kini menjadi minuman paling dicari dan menginspirasi pelaku usaha lain di Kabupaten Pasuruan. (AZ)