Raker Kerja LP Ma’arif NU Jawa Timur: Sinergi Organisasi dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing
Surabaya, Suarabangilmedia.com – Minggu, 29 Desember 2024, pukul 13.00 WIB, LP Ma’arif NU Jawa Timur menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan tema Sinergi Organisasi dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berdaya Saing. Raker yang berlangsung di kantor LP Ma’arif NU Jawa Timur ini dihadiri oleh pengurus, tokoh pendidikan, dan sejumlah pihak terkait. Raker ini bertujuan untuk menyusun program kerja dan memetakan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang dikelola oleh LP Ma’arif NU di Jawa Timur.
Prof. Masdar Hilmy, S. Ag., MA., Ph.D., selaku Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, membuka acara ini dengan menyampaikan pentingnya kolaborasi antar lembaga dan organisasi untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. Menurut Prof. Masdar, dalam era globalisasi yang penuh tantangan, kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan untuk mencetak generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dalam Raker kali ini adalah penataan aset yang telah dimulai sejak beberapa waktu lalu. Prof. Masdar menjelaskan bahwa beberapa aset penting sudah ditelusuri, di antaranya tanah yang terletak di Desa Sadang, Sidoarjo, serta kepastian mengenai penggunaan kompleks Ma’arif di lingkungan UNSURI. Langkah ini penting untuk memastikan pengelolaan aset yang optimal demi mendukung keberlanjutan lembaga pendidikan yang dikelola oleh LP Ma’arif.
Dalam rangka mewujudkan lembaga pendidikan yang unggul, Prof. Masdar juga menekankan perlunya melakukan audiensi dengan kepala daerah, seperti gubernur dan wakil gubernur, yang juga merupakan dewan penasehat LP Ma’arif NU Jawa Timur. Audiensi ini bertujuan untuk membahas rencana pembangunan lembaga pendidikan milik LP Ma’arif yang dapat menjadi role model madrasah atau sekolah unggulan di Jawa Timur.
Keaktifan pengurus LP Ma’arif juga menjadi fokus dalam Raker ini. Prof. Masdar mengungkapkan bahwa evaluasi terhadap pengurus akan dilakukan setiap enam bulan sekali untuk mengukur keseriusan mereka dalam menjalankan amanah organisasi. Hasil evaluasi ini nantinya akan dijadikan laporan kepada PWNU Jawa Timur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja pengurus LP Ma’arif.
Pemetaan lembaga pendidikan yang dikelola oleh LP Ma’arif di setiap cabang juga menjadi perhatian serius. Pemetaan ini akan mencakup lembaga yang dimiliki oleh NU sendiri, yayasan, maupun perorangan yang berafiliasi dengan Ma’arif NU. Tujuan dari pemetaan ini adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kualitas pendidikan di setiap segmen lembaga pendidikan Ma’arif di Jawa Timur.
Selain itu, Prof. Masdar menyampaikan pentingnya klusterisasi wilayah untuk memudahkan koordinasi dan pembinaan antar cabang LP Ma’arif di berbagai daerah. Dengan adanya klusterisasi wilayah, diharapkan komunikasi dan kerja sama antar lembaga pendidikan di masing-masing wilayah dapat lebih terstruktur dan terorganisir dengan baik.

Raker ini juga memaparkan lima bidang pembidangan yang menjadi fokus LP Ma’arif NU Jawa Timur selama masa bakti 2024-2029, yakni: Evaluasi, Kurikulum dan Penjamin Mutu, Kelembagaan, Informasi Teknologi, serta Usaha dan Aset. Setiap bidang ini memiliki peran strategis dalam memastikan bahwa pendidikan yang dikelola oleh LP Ma’arif terus berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Bidang Evaluasi akan fokus pada penilaian kinerja lembaga pendidikan dan pengurus, guna mengetahui sejauh mana pencapaian target dan program yang telah ditetapkan. Sementara itu, bidang Kurikulum dan Penjamin Mutu akan mengembangkan kurikulum yang relevan dan berkualitas, serta memastikan adanya jaminan mutu di setiap lembaga pendidikan yang ada.
Bidang Kelembagaan akan fokus pada penguatan struktur organisasi dan pengembangan kapasitas lembaga pendidikan, agar lebih efisien dalam pengelolaan dan operasionalnya. Bidang Informasi Teknologi, yang semakin penting di era digital, akan memastikan bahwa setiap lembaga pendidikan memiliki akses dan pemanfaatan teknologi yang optimal untuk meningkatkan proses pembelajaran.
Terakhir, bidang Usaha dan Aset akan mengelola dan mengoptimalkan aset yang dimiliki oleh LP Ma’arif, serta mencari sumber-sumber pendanaan yang dapat mendukung pengembangan lembaga pendidikan dan kegiatan organisasi lainnya.
Dengan langkah-langkah strategis yang telah dirumuskan dalam Raker ini, diharapkan LP Ma’arif NU Jawa Timur dapat terus berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan zaman. Kolaborasi yang kuat antara pengurus, lembaga pendidikan, dan pihak terkait lainnya akan menjadi kunci sukses dalam mewujudkan visi dan misi LP Ma’arif di masa depan. (SantokSB)