June 24, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Selamatan Desa Kronto Meriahkan Desa dengan Tumpeng Durian Setinggi 15 Meter

0
11219-67987948f0d64


Lumbang, Suarabangilmedia.com – Pemerintah Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, sukses menggelar acara Selamatan Desa pada Selasa (28/1/2025), yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari masyarakat setempat dan daerah sekitar.

Acara yang menjadi pusat perhatian ini diwarnai dengan hadirnya Tumpeng Durian, sebuah kreasi unik yang dipasang di Simpang Empat Desa Kronto. Tumpeng ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga dirancang dengan tinggi 15 meter dan berisi 2025 buah durian lokal yang siap dibagikan kepada warga.

Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, bersama dengan Wakil Bupati Pasuruan Terpilih, Shobih Asrori, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Camat Lumbang, dan Kepala Desa Kronto, Sodin, turut hadir dalam acara tersebut dan memulai kegiatan dengan memukul gong sebagai tanda dimulainya pembagian durian.

Usai gong ditabuh, ribuan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah seperti Pasuruan, Probolinggo, Mojokerto, serta sekitarnya langsung menyerbu Tumpeng Durian. Dalam hitungan menit, seluruh durian yang ada berhasil habis dibawa pulang oleh warga yang berdesak-desakan.

Beberapa pengunjung mengungkapkan kegembiraan mereka meski harus berjuang keras untuk mendapatkan durian. Salah satunya adalah Winarno (46), warga Kecamatan Rembang, yang merasa senang karena berhasil mendapatkan dua buah durian meski harus berdesakan. “Karena durian sekarang masih cukup mahal, jadi pas dibagikan, ya ikut berdesakan dengan warga lain. Senang sih karena dapat dua buah,” ujarnya.

Kepala Desa Kronto, Sodin, mengungkapkan rasa syukurnya karena acara berjalan lancar meski ada beberapa warga yang mengalami luka kecil akibat durian yang berduri tajam. “Namanya juga durian. Ada duri tajamnya. Kalau nggak memakai sarung tangan bisa luka atau berdarah. Tapi alhamdulillah, secara keseluruhan semuanya berjalan lancar, sebentar saja durian langsung habis,” kata Sodin.

Namun, Sodin juga mencatat bahwa panen durian tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Salah satu faktor penyebabnya adalah tingginya curah hujan, terutama pada malam hari, yang mengakibatkan kerusakan pada buah durian. “Hujannya sering malam hari jadi kata orang di sini jadi sumber penyakit yang merusak durian. Kalau dari luar tidak kelihatan, tapi begitu dibuka busuk buahnya,” jelas Sodin.

Di sisi lain, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, berharap masyarakat Desa Kronto dapat menjaga kelestarian kebun durian dan tidak mengalihfungsikan lahan untuk kegiatan lain. “Karena Kronto ini surganya durian, jadi sayang sekali kalau tiba-tiba dalam beberapa tahun ke depan ada alih fungsi lahan. Jadi pertahankan kebun durian ini sebagai warisan yang akan diturunkan sampai ke generasi mendatang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nurkholis juga memberikan harapan kepada pemerintahan baru yang dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan Terpilih. Ia meminta agar akses jalan menuju Desa Kronto dapat diperbaiki dan diperindah, mengingat desa ini telah menjadi salah satu destinasi wisata. “Mumpung di sini ada Gus Shobih, jadi langsung kami sampaikan untuk mempercantik kondisi ruas jalan menuju Desa Kronto ini. Eman-eman karena ini Desa Wisata,” imbuhnya.

Selamatan Desa Kronto yang penuh kebersamaan dan kegembiraan ini tidak hanya menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga kelestarian kebudayaan dan potensi alam yang ada di desa tersebut. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *