Muhammad Jihad Muzaki, Putra Bangil yang Menginspirasi Gen Z Lewat Lensa Kamera dan Cinta Pendidikan
Bangil, Suarabangilmedia.com – Sosok muda inspiratif kembali lahir dari tanah Pasuruan. Adalah Muhammad Jihad Muzaki, pemuda kelahiran 25 September 2001 asal Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Bangil, yang kini mencuri perhatian berkat dedikasinya di dunia fotografi pendidikan. Lewat akun Instagram @guru_esdeh, Jihad — sapaan akrabnya — menyuguhkan potret kehidupan siswa Sekolah Dasar dengan sentuhan visual yang kuat dan menyentuh.
Kisah sukses Jihad bermula dari hal sederhana: kecintaannya terhadap dunia pendidikan dasar. Sejak 2020, ia mulai mendokumentasikan aktivitas siswa SD dengan penuh ketelatenan. Momen-momen kecil seperti senyum polos, upacara bendera, hingga kegiatan belajar mengajar, ia abadikan dengan cermat dan penuh rasa.

Konsistensinya tersebut tak sekadar berbuah pujian dari warganet. Pada tahun 2023, Jihad mendapatkan kesempatan emas menjadi praktisi dokumentasi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sebuah pencapaian luar biasa bagi seorang pemuda daerah yang memulai segalanya dari kamera sederhana dan niat yang kuat.
“Awalnya hanya ingin menyimpan kenangan siswa SD yang menurut saya punya cerita luar biasa. Tapi ternyata, banyak yang merasa konten itu menginspirasi dan menyentuh,” ungkap Jihad saat ditemui di kediamannya di Kalirejo.
Karya-karya Jihad dinilai memiliki kekuatan naratif yang kuat. Ia tak hanya menampilkan gambar, tetapi juga menyelipkan pesan moral dan refleksi tentang pentingnya pendidikan dasar, terutama bagi generasi muda. Ia percaya, setiap anak punya cerita yang layak didengar dan dilihat.

Tak hanya dikenal di Pasuruan, akun Instagram @guru_esdeh kini diikuti oleh ribuan orang dari berbagai daerah di Indonesia. Banyak guru, mahasiswa, hingga orang tua yang merasa tersentuh oleh karyanya. Jihad pun kerap diundang sebagai narasumber di berbagai pelatihan dokumentasi pendidikan dan motivasi untuk pemuda.
Bagi Jihad, menjadi anak muda bukan soal menunggu kesempatan datang, melainkan menciptakan peluang dari apa yang kita cintai. Ia berharap Gen Z bisa lebih berani mengambil langkah, berkarya dari hal kecil, dan tak ragu menjadikan media sosial sebagai sarana menyebar inspirasi positif. “Mulailah dari apa yang dekat dengan kita. Kadang, yang kecil itu bisa berdampak besar,” tutupnya. (SantokSB)