Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Hilang Dua Hari, Kakek Asal Gajahbendo Ditemukan Meninggal di Lahan Kosong Bangil

0
f-ILUSTRASI-Mayat-1527515655

Bangil, Suarabangilmedia.com – Suasana duka menyelimuti Dusun Gajahbendo, Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji, setelah warga setempat, A. Sholeh (69), ditemukan meninggal dunia di sebuah lahan kosong di wilayah Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Jumat (30/5/2025) siang. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 11.25 WIB oleh warga yang kebetulan melintas di RT 001/RW 001.

Sebelumnya, keluarga telah melaporkan bahwa Mbah Sholeh tidak pulang ke rumah selama dua hari. Hilangnya kakek yang dikenal ramah tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat sekitar. Informasi dan foto dirinya bahkan tersebar di media sosial guna membantu pencarian.

Kapolsek Bangil Kompol Akhmad Sukiyanto menjelaskan bahwa saat pertama kali ditemukan, warga langsung mengenali jenazah Mbah Sholeh. “Identitas korban diketahui warga sekitar, sehingga jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tumpul di tubuh korban. Keluarga korban juga menjelaskan bahwa Mbah Sholeh memiliki riwayat sakit dan kerap berjalan sempoyongan, yang diduga menjadi penyebab beliau tersesat dan akhirnya meninggal.

Pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhum dan menolak dilakukan otopsi. Jenazah Mbah Sholeh telah dimakamkan dengan layak di kampung halamannya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok yang bersahaja. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami