Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Motor Tabrak Truk Tronton Mogok di Purwodadi, Suami Tewas, Istri Luka Berat

0
ft-pasutri-mlijo-tabrak-truk-mogok-3188872694

Purwodadi, Suarabangilmedia.com – Niat sepasang suami istri asal Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, untuk belanja ke Pasar Lawang berujung tragis. Sepeda motor yang mereka kendarai menabrak truk tronton mogok di jalur nasional Surabaya–Malang, tepatnya di Desa/Kecamatan Purwodadi, Jumat (30/5/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Kecelakaan maut itu merenggut nyawa sang suami, Supriadi (25), yang meninggal di lokasi kejadian. Sementara istrinya, Dianencia Sovitalia (24), mengalami luka-luka serius dan langsung dilarikan ke Puskesmas Purwodadi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut keterangan yang dihimpun dari Poslantas Purwosari, pasutri ini sehari-harinya bekerja sebagai pedagang keliling atau melijo. Keduanya saat itu mengendarai motor Honda Astrea L 2579 WQ menuju arah Malang untuk belanja keperluan dagang. Motor dikemudikan oleh Supriadi dengan Dianencia dibonceng di belakang.

Setibanya di lokasi kejadian, motor mereka menabrak bagian belakang sebuah truk tronton bermuatan keramik dengan nomor polisi P 9447 UV yang tengah mogok di jalur kiri. Truk tersebut dikemudikan oleh Sudirman (62), warga Dampit, Kabupaten Malang. Diduga, kecelakaan terjadi karena truk tidak memasang rambu penanda mogok sebagaimana mestinya.

“Truk mogok tanpa penanda di jalur kiri. Korban pria meninggal di lokasi dengan sejumlah luka serius, sementara istrinya luka berat,” ujar Aiptu Sunaryo dari Poslantas Purwosari.

Jasad Supriadi langsung dievakuasi ke RSUD Bangil, dengan luka di dagu, pendarahan dari telinga, memar pada tangan kanan, serta lecet di dada. Sementara Dianencia mengalami luka robek dan lebam di wajah, termasuk memar di mata kanan dan kiri. Petugas kemudian mengamankan kendaraan yang terlibat ke Pos Lantas Purwosari dan melakukan olah TKP pada pagi harinya.

Kepala Desa Parerejo, Masykur, membenarkan bahwa korban adalah warganya. Ia menambahkan bahwa Supriadi dan Dianencia dikenal sebagai pasangan muda yang rajin bekerja. “Setiap dini hari mereka biasa berangkat belanja ke Pasar Lawang. Mereka memang gigih dan pekerja keras,” ucapnya. Kini, kasus kecelakaan ini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan untuk penyelidikan lebih lanjut. (SantokSB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami