“M. Malik, S.Pd Dorong Siswa MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah Siap Kerja Lewat PKL dan BKK Mandiri”
Pasuruan, Suarabangilmedia.com — Suasana Sabtu pagi (21/6/2025) di halaman MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah Sukorejo tampak berbeda. Sebanyak 27 siswa kelas XII bersiap diberangkatkan untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ke berbagai industri di wilayah Pasuruan. Dilepas langsung oleh Kepala Madrasah, M. Malik, S.Pd, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mencetak lulusan siap kerja.
Tak seperti madrasah lain pada umumnya, MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah hadir dengan pendekatan unik. Di bawah kepemimpinan M. Malik, madrasah ini memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) mandiri dan membuka jurusan-jurusan vokasional seperti Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Multimedia, dan Tekhnik Sepeda Motor . Semua dirancang agar lulusan tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga siap pakai di dunia industri.
“Ini madrasah, tapi semangatnya SMK. Kita siapkan anak-anak untuk terjun ke dunia kerja sejak dini, bukan hanya siap kuliah,” tegas Malik kepada Suarabangilmedia. Menurutnya, PKL bukan sekadar formalitas, tapi bagian penting dari pembentukan mental dan kompetensi siswa menghadapi realitas kerja.
Pembekalan dilakukan sejak sepekan sebelumnya, dengan materi seputar etika kerja, pengembangan soft skill, dan orientasi industri. Dalam kegiatan pelepasan itu, turut hadir H. Ali Fathoni selaku penanggung jawab BKK dan Sri Hariyati, S.Pd, Waka Kesiswaan. Keduanya memberikan semangat dan bimbingan langsung kepada siswa.
Program PKL ini menyasar berbagai mitra industri, mulai dari percetakan digital, bengkel teknik, hingga perusahaan berbasis IT lokal. “Kami jalin kerja sama langsung, tidak lewat perantara. Supaya siswa mendapatkan pengalaman riil dan bisa langsung beradaptasi,” ujar Malik, yang dikenal aktif mendorong link and match antara madrasah dan dunia kerja.
Langkah berani Malik dalam memadukan pendidikan agama, vokasi, dan keterampilan kerja mendapat apresiasi luas. Tak sedikit wali murid yang mengaku puas dengan pendekatan ini. “Anak saya tidak cuma pintar ngaji, tapi juga bisa desain grafis dan service motor,” ujar salah satu orang tua siswa.
Di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks, sosok M. Malik, S.Pd muncul sebagai pemimpin pendidikan yang progresif. Ia membawa semangat baru: bahwa madrasah pun bisa jadi pionir pencetak tenaga kerja terampil, berakhlak, dan siap bersaing. PKL hanyalah awal, tapi dari sinilah langkah besar siswa MA Plus Al Hikmaturrohmaniyah dimulai. (SantokSB)