Resepsi Kenegaraan HUT ke-80 RI di Pasuruan, Bupati Rusdi Ajak Teladani Semangat Pahlawan
PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Usai suksesnya pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih di Alun-alun Bangil, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Resepsi Kenegaraan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Minggu (17/8/2025) malam.
Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, Wakil Bupati Shobih Asrori, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, hingga 74 anggota Paskibraka.
Yang paling menyita perhatian adalah apresiasi kepada undangan yang tampil menawan mengenakan Wastra Nusantara saat Upacara Detik-Detik Proklamasi di Alun-alun Bangil pagi harinya. Ketua Kadin Kabupaten Pasuruan, Eko Widyatmoko, memberikan penghargaan khusus kepada 5 pria, di antaranya Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Syaifudin Ahmad, Asisten Pemerintahan dan Kesra Diano Vela Fery, Plt Kadinsos Fathurrahman, serta Ketua DPRD Samsul Hidayat.
Untuk kategori perempuan, apresiasi diberikan kepada istri pejabat daerah, termasuk istri Sekda, istri Dandim 0819, istri Danyonkav Beji, istri Asisten 2, istri Asisten 1, hingga istri Ketua DPRD. Bahkan, pasangan terfavorit dengan busana Wastra Nusantara jatuh pada Bupati Rusdi dan Ny Mela Rusdi Sutejo.
“Kebetulan Wastra Nusantara jadi dress code di Upacara Proklamasi. Jadi sekalian kami beri apresiasi untuk mereka yang tampil all out,” ujar Eko.
Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian peringatan HUT ke-80 RI di Kabupaten Pasuruan, mulai dari ziarah dan tabur bunga, renungan suci, hingga upacara di Alun-alun Bangil.
“Saya ucapkan banyak terima kasih pada semua pihak yang sudah mensukseskan rangkaian acara. Pokoknya luar biasa semua,” kata Rusdi.
Ia juga mengajak masyarakat meneladani nilai luhur para pahlawan. “Kalau mengutamakan kepentingan pribadi, pasti para pahlawan dulu kaya-kaya. Tapi ini tidak dilakukan. Justru mereka mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Itu yang harus kita contoh,” tegasnya.
Resepsi kenegaraan semakin semarak dengan penampilan Tari Tradisional Pangruwating Diyu dari Sanggar Senin Kridha Perdana Sukorejo, atraksi Paskibraka, hingga suguhan grup band dari Kecamatan Pandaan yang membuat suasana malam kemerdekaan penuh semangat kebangsaan. (*)
Editor : Santok