Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Dari Desa untuk Negeri: Koperasi Merah Putih Pasuruan Menjemput Sinergi BUMN

0
Und

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Langkah kecil di desa bisa menjadi gerakan besar bagi ekonomi bangsa. Itulah semangat yang kini berhembus dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Pasuruan. Tak lagi sebatas wadah ekonomi rakyat, koperasi Merah Putih kini bersiap menjadi mitra strategis sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui forum business matching yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, Rabu (8/10/2025).

Dalam forum ini, berbagai BUMN hadir membuka pintu kolaborasi—mulai dari Bulog, Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, ID Food hingga Bank Mandiri. Momentum ini bukan sekadar temu bisnis, melainkan awal akselerasi ekonomi kerakyatan berbasis kemitraan lintas sektor.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Pasuruan, Tri Agus Budiharto, menyebutkan bahwa sebagian koperasi sudah mulai menapaki jalan kemitraan, meskipun jumlahnya baru sebagian kecil dari 365 KDKMP yang tersebar di 24 kecamatan. Di antaranya berasal dari Wonokerto, Ngabar, Kejayan, Ampel Sari, Mlaten, hingga Gerongan.

“Etape Oktober ini adalah masa operasional nyata. Kita ingin tahu koperasi mana yang sudah berjalan dan mana yang siap menjajaki kemitraan baru,” ujar Tri Agus, menegaskan semangat kolaborasi yang kini tumbuh di desa.

Di sisi lain, Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo melihat peluang paling konkret ada pada sinergi dengan Bulog. Ia menilai koperasi mampu mengambil peran penting sebagai saluran distribusi kebutuhan pokok masyarakat, sekaligus memperkuat daya ekonomi desa.

Bulog pun menyambut dengan kesiapan logistik. Skema pasokan rutin telah disusun: alokasi dua ton beras per minggu siap digulirkan bagi koperasi yang lolos kriteria kemitraan.

Namun, tak semua rencana bisa langsung berlayar. Beberapa kerja sama masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat dan BUMN terkait. Untuk itu, Bupati Rusdi meminta seluruh pengurus koperasi Merah Putih menyiapkan kelengkapan administrasi dan Nomor Induk Berusaha (NIB) agar siap ketika regulasi resmi dirilis.

“Sambil menunggu juknis, setidaknya NIB sudah disiapkan. Itu bukti kesiapan koperasi dalam menjalankan peran strategisnya,” imbuhnya.

Program kemitraan ini diharapkan menjadi lompatan baru ekonomi desa di era digital dan pasar terbuka. Koperasi tidak lagi identik dengan lembaga tradisional, melainkan mitra profesional yang mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi nasional.

Dengan dukungan BUMN dan pemerintah daerah, Koperasi Merah Putih Pasuruan menegaskan jati dirinya sebagai motor ekonomi kerakyatan—dari desa, oleh desa, dan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Pasuruan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami