Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Jalan Kabupaten di Wonokerto Sukorejo Segera Diperbaiki, Anggaran Capai Rp 4,8 Miliar

0
f-kerusakan-aspal-jalan-kabupaten-di-Desa-Wonokerto-Kecamatan-Sukorejo-tahun-ini-dirigid-2zal-1385475620

PASURUAN, Suarabangilmedia.com – Kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Bangil–Wonokerto di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, kini memprihatinkan. Permukaan jalan mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari retak, bergelombang, hingga berlubang di beberapa titik. Kerusakan tersebut telah terjadi selama dua hingga tiga tahun terakhir.

Tahun ini, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan memastikan akan melakukan perbaikan melalui program pemeliharaan berkala jalan.

PPTK Pemeliharaan Berkala Jalan, Lutfi Ikhwanto, menjelaskan bahwa panjang jalan yang akan diperbaiki mencapai sekitar 1,3 kilometer. Lokasinya dimulai sekitar 100 meter sebelum rel kereta api bagian utara hingga 1,2 kilometer setelah rel, atau tepat sebelum Balai Desa Wonokerto.

“Perbaikan akan dilakukan dengan sistem rigid pavement atau pengecoran beton setebal 30 sentimeter, menyesuaikan lebar jalan sekitar tujuh meter,” ujar Lutfi.

Ia menambahkan, metode rigid dipilih karena dinilai lebih kuat dan tahan lama dibanding aspal biasa. Rencana perbaikan ini merupakan hasil usulan tahun sebelumnya yang baru terealisasi pada tahun ini setelah melalui proses survei dan perencanaan.

“Anggaran perbaikan mencapai Rp 4,8 miliar, bersumber dari DBHCHT. Pemenang lelang sudah ada, dan pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan dimulai bulan ini,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami