Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Melawan Arus, Warga Gempol Tewas Tertabrak Pikap di Jalur Nasional

0
ft-BB-laka-maut-kejapanan-2455690285

GEMPOL, Suarabangilmedia.com– Kecelakaan maut terjadi di jalan nasional ruas Surabaya–Malang, tepatnya di Dusun Bandulan, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu pagi (15/10).

Satu orang dilaporkan tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang melibatkan sepeda motor dan mobil pikap tersebut.

Korban meninggal diketahui bernama Tawi (60), warga Dusun Tanjung, Desa/Kecamatan Gempol. Sementara korban luka yakni Ayu Alfaniya (27), putri Tawi, serta Umrotul Fadilah (57), pedagang nasi bungkus asal Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.

Peristiwa tragis itu bermula saat Tawi mengendarai Honda Vario nopol N 6955 TBY bersama anaknya. Mereka melaju dari arah Pasar Kejapanan dengan melawan arus di jalur nasional tersebut.

Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil pikap nopol S 9730 AD yang dikemudikan Warnoto (51), warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan.

“Motornya berjalan melawan arus. Sesampainya di TKP tertabrak pikap. Penumpangnya terpental dan mengenai penjual nasi di bahu jalan,” ujar Kanit Lantas Polsek Gempol, AKP Johanes Hardiono.

Akibat benturan keras itu, Tawi mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara putrinya terpental hingga menimpa Umrotul Fadilah yang sedang berjualan nasi bungkus. Keduanya mengalami luka ringan.

Petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi para korban ke RS Bhayangkara, Watukosek, Kecamatan Gempol.

“Penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara motor yang berjalan melawan arus,” jelas Johanes. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami