Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Puting Beliung Terjang Dua Desa di Lekok, Belasan Bangunan Rusak dan Seekor Sapi Tewas

ft-puting-beliung-lekok-web-769962727

LEKOK, Suarabangilmedia.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (29/10) sore, berujung bencana. Angin puting beliung menerjang dua desa, yakni Desa Pasinan dan Desa Wates. Akibatnya, sebanyak 13 bangunan rusak, terdiri dari rumah warga dan kandang ternak.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Angin berputar kencang datang tiba-tiba setelah hujan turun sejak siang hari. Dalam hitungan menit, pusaran angin meluluhlantakkan sejumlah bangunan dan menumbangkan pepohonan di sekitar permukiman warga.

Kepala Desa Wates, Mahrus, mengatakan, angin puting beliung yang datang dari arah barat bergerak cepat ke timur. Dalam beberapa menit, pusaran angin merusak sejumlah bangunan milik warga. “Ada kandang ternak yang rusak parah, milik Pak Mustakim dan Pak Nur Hasani,” ujarnya.

Dari Desa Pasinan, Kepala Desa M Mulyono menambahkan bahwa sedikitnya 11 rumah warganya rusak akibat hempasan angin. Kerusakan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga berat. Selain itu, beberapa kandang ternak juga ikut roboh. “Kandang milik Malawi, Yusuf, Abdul Rohman, dan Hujaimi rusak. Bahkan sapi milik Yusuf mati tertimpa reruntuhan,” tuturnya.

Selain merusak rumah warga, angin juga menyebabkan atap ruang kelas SDN Pasinan 3 terangkat dan rusak. Beberapa warga pun harus mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu kondisi aman.

Rumah-rumah yang mengalami kerusakan antara lain milik Sutik, Isbir, Muina, Muhammad Gojali, Kosim, dan Satoha. Warga dibantu aparat desa serta relawan setempat bergotong royong membersihkan puing-puing sisa reruntuhan sejak sore hari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, membenarkan adanya bencana tersebut. “Kami menerima laporan dari Kepala Desa Pasinan dan langsung melakukan asesmen di lapangan terhadap warga terdampak,” jelasnya.

Hingga malam hari, petugas BPBD bersama perangkat desa masih melakukan pendataan dan memberikan bantuan darurat kepada warga yang terdampak. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi beberapa hari ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami