Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Begal Bersenjata Api di Wonorejo Pasuruan Masih Misterius, Polisi Periksa Saksi Korban Berusia 17 Tahun

0
f-ILUSTRASI-Begal-1719452038

PASURUAN – Suarabangilmedia.com. Aksi pembegalan di Jalan Raya Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, masih belum terungkap hingga kini. Penyidik Polres Pasuruan masih terus mendalami kasus yang menimpa seorang remaja berinisial KTA, usia 17 tahun.

Korban adalah warga Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo. Ia melaporkan kejadian yang menimpanya pada Senin, 13 April 2026, dan resmi membuat laporan polisi keesokan harinya, Selasa, 14 April 2026.

Kapolsek Wonorejo, AKP Sugiyanto, membenarkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari korban sebagai saksi utama. Namun, hingga kini jati diri para pelaku masih menjadi teka-teki.

Dalam laporannya, KTA mengaku kehilangan sepeda motor Honda Scoopy miliknya. Motor tersebut dirampas oleh dua orang pelaku yang diduga berjumlah genap.

Kronologi kejadian bermula saat korban sedang melintas di jalan sepi. Tiba-tiba hujan deras mengguyur, sehingga korban memutuskan untuk menepi.

Saat itulah dua orang pelaku yang berboncengan mendekati korban. Salah satu dari mereka langsung menodongkan senjata api dan memerintahkan korban untuk menyerahkan motornya.

Sementara itu, pelaku lainnya tetap siaga di atas motor mereka, menunggu rekannya selesai beraksi. Karena ketakutan, korban tidak berani melawan dan hanya bisa pasrah.

“Kondisi jalan memang sepi. Tidak ada saksi mata yang melihat selain korban. Kami masih memburu pelaku,” kata AKP Sugiyanto.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi mengimbau masyarakat yang mungkin melihat kejadian atau memiliki informasi tentang ciri-ciri pelaku untuk segera melapor. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Promo Iklan Hubungi Kami