May 15, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Begal Bawa Bondet di Pasuruan Dilumpuhkan Guru dan Babinsa

0
begal-bersajam-dan-membawa-bondet-dibekuk-guru-sd-dan-babinsa-di-pasuruan-1778476752050_169

Grati | Suarabangilmedia.com – Kawanan begal bersenjata tajam yang membawa bondet (bahan peledak rakitan) berhasil digagalkan. Aksi mereka terjadi di halaman SDN Kalipang 1, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada Senin (11/5/2026) pagi. Target mereka adalah motor milik wali murid yang terparkir di area sekolah.

Aksi percobaan pencurian bermotor ini terjadi sekitar pukul 07.45 WIB. Waktu tersebut merupakan jam sibuk saat orang tua siswa sedang mengantar anak-anaknya ke sekolah. Keberanian para pelaku nekat karena mereka beraksi di siang bolong di area yang ramai.

Tiga orang pelaku berusaha membawa kabur motor yang diparkir korban. Namun, aksi itu diketahui oleh pemilik motor. Korban kemudian berteriak meminta tolong sekeras-kerasnya. Suara teriakan korban terdengar oleh sejumlah orang di sekitar lokasi.

Seorang guru di sekolah tersebut langsung berupaya menggagalkan aksi para pelaku. Ia berani menghadapi para begal meskipun mereka bersenjata tajam. Pertarungan antara guru dan pelaku pun tidak terhindarkan. Guru tersebut berusaha melumpuhkan pelaku seorang diri.

Serda Johan Prayitno, Babinsa Koramil 05 Grati, yang kebetulan sedang bertugas mengawal pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) di lokasi, mendengar teriakan tersebut. “Saat saya mengawal pembagian MBG, ada guru berteriak ada begal. Saya langsung bergerak (ke sumber suara) dan melihat guru berkelahi dengan pelaku begal. Spontan saya langsung memback-up guru,” katanya.

Dengan sigap, Babinsa Johan Prayitno berlari menuju lokasi kejadian. Ia melihat guru tersebut sedang berkelahi dengan salah satu pelaku. Tanpa pikir panjang, ia langsung membantu guru untuk melumpuhkan pelaku. Kerja sama antara guru dan Babinsa ini berhasil membuahkan hasil.

Johan mengatakan bahwa ia berhasil mencegah pelaku menggunakan senjata tajam jenis celurit. Pelaku sempat berusaha melawan dan mengayunkan senjatanya. Namun, berkat kecepatan dan ketangkasan Johan dan guru, pelaku akhirnya dapat dilumpuhkan tanpa korban luka serius.

Pelaku yang berhasil dibekuk ternyata membawa barang berbahaya. “Dia bawa celurit dan di tasnya ada bondet. Pelaku kami serahkan ke polisi,” jelas Johan. Bondet adalah petasan atau bahan peledak rakitan yang sangat berbahaya. Jika meledak, bisa melukai banyak orang di sekitar lokasi.

Menurut Johan, pelaku dalam aksi ini berjumlah 3 orang. Satu orang berhasil diamankan, sedangkan 2 lainnya berhasil kabur saat aksi mereka diketahui. Kedua pelaku yang lolos masih dalam pengejaran polisi. Identitas mereka sudah mulai terdeteksi.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial K (53) , seorang warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Usianya sudah tergolong tidak muda untuk melakukan aksi kejahatan jalanan. Polisi masih mendalami apakah ia bagian dari jaringan begal yang lebih besar.

Tim kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan barang bukti dan mengevakuasi pelaku. Pelaku dibawa ke Mapolsek Grati untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dua rekannya yang masih buron akan terus diburu.

Aksi heroik guru dan Babinsa ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Keberanian mereka patut dicontoh karena berani melawan begal bersenjata tajam. Warga juga diimbau untuk selalu waspada dan tidak melawan jika dalam keadaan sendirian. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *