May 15, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Guru Perempuan Dijambret di Gondangwetan Pasuruan

0
IMG_20260510_214757

Gondangwetan | Suarabangilmedia.com – Aksi jambret kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Seorang guru perempuan menjadi korban pada Sabtu (9/5/2026). Peristiwa terjadi di wilayah Kecamatan Gondangwetan. Korban dijambret saat mengendarai sepeda motor bersama anak balitanya yang masih berusia lima tahun.

Korban bernama Siska Dwi Virdiana (28) , warga Kecamatan Kraton. Tas miliknya dirampas pelaku saat melintas di depan Warung Bu Kesi, Desa Karangsentul, sekitar pukul 18.10 WIB. Suasana mulai gelap saat kejadian berlangsung.

Di dalam tas tersebut terdapat dua unit handphone, kartu ATM, KTP, dokumen pribadi, serta uang tunai. Total kerugian yang diderita korban ditaksir mencapai Rp12,2 juta. Kerugian ini cukup besar dan menyulitkan korban.

Informasi yang dihimpun, korban saat itu berangkat dari rumah menuju Desa Ranggeh. Ia mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru putih. Anak korban yang masih berusia lima tahun turut dibonceng di bagian depan motor. Posisi ini membuat korban tidak leluasa bergerak.

Saat melintas di lokasi kejadian, korban tiba-tiba disalip dari sisi kanan oleh seorang pria tak dikenal. Pelaku mengendarai Honda Vario putih dengan tubuh tinggi besar. Korban tidak sempat menghindar karena serangan mendadak.

Pelaku kemudian langsung menarik tas slempang korban dengan paksa. Tas tersebut melorot dari bahu korban dan dibawa kabur pelaku. Pelaku langsung tancap gas ke arah utara meninggalkan korban.

Meski panik, korban tidak sampai terjatuh dari motornya. Ia langsung berusaha mengejar pelaku sambil membunyikan klakson dan berteriak meminta tolong. Namun, karena membonceng anak balita, korban tidak bisa melaju terlalu cepat.

Kejar-kejaran sempat berlangsung hingga area sekitar Bu Anis. Jarak antara korban dan pelaku cukup dekat, namun tidak cukup untuk menangkap. Warga yang mendengar teriakan korban mulai berdatangan, tetapi pelaku sudah keburu kabur.

Pelaku akhirnya lolos setelah masuk ke gang arah selatan yang dikenal sepi di wilayah Gondangwetan. Gang tersebut gelap dan tidak memiliki penerangan yang memadai. Pelaku semakin tidak terlihat setelah masuk ke gang tersebut.

Suami korban, Bahrul Munir (30) , warga Desa Tebas, Kecamatan Gondangwetan, berharap masyarakat membantu memberikan informasi. “Apabila mengetahui keberadaan pelaku maupun barang milik korban, segera laporkan,” pintanya.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, gang tempat pelaku kabur tidak terjangkau kamera pengawas.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pengendara, terutama perempuan yang membawa anak kecil. Selalu waspada terhadap kendaraan yang membuntuti dari belakang atau samping. Jangan mudah panik dan usahakan mengingat ciri-ciri pelaku sebanyak mungkin. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *