Satria FU Raib di Pasar Besar Pasuruan, Korban Lalai Kunci Setir
Panggungrejo | Suarabangilmedia.com – Diduga karena terburu-buru, Rahmad (27) memarkir motornya tanpa dikunci setir saat belanja di Pasar Besar Kota Pasuruan. Akibat kelalaiannya, motor tersebut hilang dicuri hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Peristiwa ini terjadi pada Senin (18/5/2026) siang pukul 10.30 WIB.
Korban yang berbelanja bahan dapur ke Pasar Besar mengendarai motor Suzuki Satria FU bernomor polisi N 1927 BNK. Setibanya di pasar, warga Mandaranrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu memarkir motornya di sisi utara pasar, tepat di dekat tembok PT KAI Daop 9 Jember yang merupakan area sekitar Stasiun Pasuruan.
Motor korban memang dalam keadaan terkunci, tetapi tidak dikunci setir. Kelalaian kecil ini menjadi celah besar bagi pelaku. Korban lantas masuk ke pasar untuk berbelanja tanpa rasa curiga sedikit pun.
“Saya masuk pasar untuk belanja, tidak lebih dari 30 menit,” kata Rahmad. Ia merasa waktu yang ditinggalkan tidak terlalu lama. Namun, itu sudah cukup bagi pencuri untuk melancarkan aksinya.
Saat kembali membawa barang belanjaan, korban terkejut mendapati motornya tidak ada di tempat semula. Rahmad langsung mencari di sekitar area parkir, tetapi hasilnya nihil. Motor kesayangannya benar-benar raib.
Kepanikan korban menarik perhatian warga dan pedagang sekitar. Lokasi parkir yang biasanya sepi tiba-tiba menjadi ramai. “Iya, mendadak ramai, saya ditanya-tanyain,” ujar Rahmad.
Meskipun banyak warga yang berkumpul, tidak ada saksi yang melihat langsung kejadian pencurian. Pelaku diduga bergerak cepat dan tidak mencolok. Korban tidak bisa berkutik.
Rahmad mengaku tidak pernah menyangka motornya akan dicuri. Apalagi di area parkir yang terbilang cukup strategis dan dekat dengan stasiun. Namun, nasib berkata lain.
Rahmad menduga motornya dicuri oleh orang tidak dikenal. Tanpa banyak pilihan, ia akhirnya pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Lumayan jauh, karena lokasi pasar cukup berjarak dari rumahnya.
Sesampainya di rumah, Rahmad langsung menyebarkan informasi kehilangan motor melalui media sosial. Ia berharap ada warga yang melihat dan memberikan informasi.
Korban belum melaporkan kejadian ini ke polisi. Ia masih mengumpulkan data dan berusaha mencari informasi melalui grup-grup WhatsApp. Namun, polisi tetap mengimbau korban untuk segera melapor.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengendara yang sering memarkir kendaraan di tempat umum. Selalu kunci setir motor, meskipun hanya ditinggal sebentar. Jangan beri kesempatan bagi pelaku kejahatan. (HS)