Jenazah Lansia Ditemukan di Jurang Trembes, Identitas Masih Misterius
Lumbang, Suarabangilmedia.com – Penemuan jenazah seorang perempuan lanjut usia (lansia) di Jurang Trembes, Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, pada Minggu (26/1), menyisakan misteri. Hingga saat ini, identitas wanita tersebut belum dapat dipastikan, meskipun jenazahnya telah diperiksa oleh pihak kepolisian dan rumah sakit.
Jenazah yang ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB itu segera dilaporkan oleh warga Desa Panditan ke Polsek Lumbang. Begitu menerima laporan, pihak kepolisian langsung membawa jenazah tersebut ke RS Porong untuk dilakukan visum. Namun, hasil visum tidak memberikan petunjuk yang jelas tentang identitas korban. Bahkan, sidik jari jenazah tersebut tidak teridentifikasi.
Kapolsek Lumbang, Iptu Sumbut Pujaningwang, mengungkapkan bahwa hasil visum tidak berhasil mengungkapkan identitas korban. “Di sidik jarinya tidak keluar hasilnya, Mas,” ujarnya. Pihaknya juga menyatakan bahwa jenazah tersebut saat ditemukan dalam kondisi tubuh utuh tanpa tanda-tanda kekerasan, hanya terdapat lebam pada tubuh yang diduga akibat benturan.
Lebam-lebam pada tubuh korban mengarah pada dugaan bahwa perempuan tersebut jatuh dan terbentur sebelum meninggal. Dugaan sementara yang berkembang adalah korban terpleset saat melewati sungai, yang menyebabkan ia jatuh dan terhanyut arus air. “Kami masih lakukan pendalaman mengenai penyebab kematian korban,” tambah Iptu Sumbut.
Perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 70 tahun tersebut, tampaknya memiliki gangguan penglihatan, yang bisa menjadi penyebab kecelakaan fatal ini. Dugaan tersebut diperkuat oleh informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian dan camat setempat mengenai kondisi kesehatan korban yang mungkin membuatnya lebih rentan terhadap kecelakaan.
Camat Lumbang, Bambang Suhartono, juga menambahkan bahwa hingga kini identitas perempuan tersebut masih belum terungkap. Masyarakat sekitar, khususnya dari Desa Watulumbung, yang sempat diisukan menjadi asal korban, tidak mengenali jenazah tersebut. “Meski sebelumnya dikabarkan, kata Pak Kades, jenazah ini bukan warganya,” kata Bambang.
Kejadian ini sempat menggegerkan masyarakat setempat. Warga yang pertama kali menemukan jenazah langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwajib. “Setelah ditemukan, jenazah segera dibawa ke Polsek dan diteruskan ke RS Porong untuk divisum,” ujar Bambang.
Pihak kepolisian dan perangkat desa terus melakukan upaya untuk mencari tahu asal-usul korban. Meski telah ada dugaan bahwa korban berasal dari luar Desa Panditan, belum ada informasi pasti yang dapat memastikan identitasnya. Hal ini membuat penyelidikan menjadi semakin kompleks.
Sementara itu, kepolisian terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk mengungkap identitas jenazah tersebut. Pihak Polsek Lumbang berharap agar masyarakat dapat memberikan informasi lebih lanjut jika memiliki petunjuk yang dapat membantu dalam proses identifikasi korban.
Kejadian ini juga menambah perhatian terhadap keselamatan warga, terutama mereka yang sudah lanjut usia, dalam beraktivitas di daerah yang memiliki medan sulit, seperti sungai atau jurang. Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dan menjaga keselamatan, terutama saat melewati tempat-tempat rawan kecelakaan.(SantokSB)