Pj. Bupati Pasuruan Apresiasi Keharmonisan Masyarakat Tosari dalam Peringatan Isra’ Mi’raj
Tosari, Suarabangilmedia.com – Pj. Bupati Pasuruan, Nurkholis, memberikan apresiasi terhadap keharmonisan hidup masyarakat Kecamatan Tosari yang memiliki keragaman agama dan budaya. Kehidupan yang plural ini dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya di Kabupaten Pasuruan. Pujian ini disampaikan oleh Nurkholis saat menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Besar Al Mujahidin Tosari pada Senin, 27 Januari 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Nurkholis menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang ia terima selama menjabat sebagai Pj. Bupati. Ia mengungkapkan bahwa di Kecamatan Tosari, ia banyak belajar tentang kebhinekaan dan bagaimana masyarakatnya bisa hidup berdampingan dengan harmonis, meski memiliki perbedaan. “Kehidupan harmoni di sini luar biasa. Mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut,” ujar Nurkholis seraya tersenyum.
Nurkholis mengungkapkan bahwa kerukunan yang terjalin di Tosari patut dicontoh oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Pasuruan. Ia berharap, dengan terus menjalin hubungan baik antar umat beragama dan antar sesama warga, kondisi damai ini bisa terus terpelihara. “Mudah-mudahan kita semua bisa hidup berdampingan rukun, makmur, dan barokah,” tambahnya.
Acara yang digelar dengan khidmat tersebut juga melibatkan rangkaian kegiatan lain, termasuk pembinaan dan santunan untuk mualaf di Kecamatan Tosari. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari Panitia Hari Besar Islam Kecamatan Tosari yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang telah diterima.
Dalam sambutannya, Nurkholis juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersyukur dan menjaga kesehatan. “Syukur alhamdulillah, kita bisa hadir dalam kondisi sehat wal afiat. Semoga kita selalu menjadi pribadi yang bersyukur, karena dengan bersyukur, nikmat akan terus bertambah,” ungkapnya dengan penuh harapan.
Selain itu, Pj. Bupati Pasuruan juga menyinggung pentingnya menggali potensi wisata yang dimiliki oleh Kecamatan Tosari, khususnya sebagai pintu gerbang wisatawan menuju Gunung Bromo. Ia mengajak masyarakat untuk bekerja sama dalam memajukan potensi wisata tersebut, yang diyakini dapat membawa dampak positif bagi perekonomian setempat.
“Mari kita bersama-sama memajukan masyarakat Tosari. Dengan dukungan dari pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat, kita bisa meningkatkan daya tarik wisata di daerah ini,” ajaknya dengan semangat. Ia mencontohkan beberapa inisiatif, seperti menciptakan Kampung Pelangi dan mempercantik pemukiman untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Nurkholis juga menyarankan agar masyarakat Tosari terus berinovasi dalam mengembangkan fasilitas wisata, termasuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi wisatawan. “Kita bisa membuat rumah makan yang buka 24 jam atau menambah jaringan wifi di kawasan wisata. Dengan begitu, pengunjung akan semakin betah berkunjung ke Tosari dan Bromo,” ujarnya optimis.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa keindahan alam Tosari yang masih asri dan panoramanya yang memukau, bisa menjadi daya tarik wisata yang lebih besar jika dikelola dengan baik. “Kita bisa terus menggali potensi Tosari sebagai pintu masuk wisatawan menuju Bromo. Kalau ditunjang dengan fasilitas yang baik, saya yakin Tosari akan semakin dikenal di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara,” harap Nurkholis.
Melalui berbagai program yang dirancang, Nurkholis berharap Kecamatan Tosari bisa menjadi contoh nyata dalam memadukan keberagaman, kerukunan, dan potensi wisata yang ada. Dengan kolaborasi antar masyarakat dan pemerintah, ia optimistis Tosari bisa berkembang pesat dan memberikan manfaat yang besar bagi Kabupaten Pasuruan secara keseluruhan. “Kita semua bisa bergerak bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik dan lebih sejahtera,” tutupnya dengan penuh keyakinan.
Dengan langkah-langkah strategis yang telah digariskan, diharapkan masyarakat Tosari dapat terus menjaga keharmonisan dan keberagaman yang sudah ada, serta mengoptimalkan potensi wisata mereka untuk kemajuan daerah. (SantokSB)